PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Akibat ban belakang pecah, Bus milik SMPN 6 Pangkalan Bun terguling di ruas jalan Desa Tanjung Putri Kecamatan Arut Selatan, Sabtu (8/7/. Pada peristiwa nahas itu tiga orang siswi mengalami luka dan syok.
Berdasarkan informasi, bahwa Bus SMPN 6 Pangkalan Bun itu akan melakukan wisata ke Pantai Bogam Kecamatan Kumai. Akibat musibah itu penumpang dalam bus tersebut yang sebagian besar adalah pelajar harus mendapatkan perawatan intensif.
Pada saat kejadian, warga sekitar lokasi segera bertindak cepat dengan bahu membahu menolong para pelajar yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Tindakan cepat warga ini diharapkan dapat mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolres Kobar AKBP Yusfandi Usman, melalui Kasat Lantas AKP Gandha Novidingrat mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menuju lokasi kejadian untuk memastikan penyebab kecelakaan. Hingga saat ini, pihak berwenang belum bisa memberikan keterangan pasti terkait jumlah pelajar yang berada dalam bus serta penyebab pasti kecelakaan.
“Kami masih meluncur ke lokasi kejadian untuk mengetahui pasti penyebab kecelakaan. Kami harap bersabar,” Kata AKP Gandha Novidingrat.
Dan berdasarkan video yang beredar, ketika masyarakat tiba di lokasi kejadian, bus sudah dalam kondisi terguling ke dalam semak-semak. Para penumpang yang didominasi pelajar mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Mereka segera dibawa ke Posdeskes Desa Terantang untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
“Kami tadi menerima tiga orang perempuan, di antaranya satu mengalami luka dan dua orang syok. Mereka sudah langsung pulang,” ujar bidan Eva, yang sempat memberikan perawatan kepada para korban.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan penyebab kecelakaan serta dampak yang ditimbulkannya. Masyarakat dihimbau untuk lebih berhati-hati dan memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang. (yulia)





