KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – Dalam rangka percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Kapuas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menyelenggarakan Pelatihan Penyegaran Mikroskopis Malaria Kabupaten Kapuas 2024. Kegiatan berlangsung sejak tanggal 13 Mei sampai dengan 17 Mei 2024, dengan peserta pelatihan dari tenaga Mikroskopis dari Rumah Sakit, Labkesda dan Puskesmas sebanyak 16 orang.
Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular selaku Kepala Dinkes Kabupaten Kapuas dr Tonun Irawaty Panjaitan menyampaikan bahwa penyakit malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Ia menyatakan target eliminasi malaria di Provinsi Kalteng adalah tahun 2027.
“Kasus malaria di Kabupaten Kapuas pada tahun 2023 sebanyak 4 kasus, dengan API (Annuala Parasite Incidence) sebesar 0,01. Kendala yang menyebabkan hal ini adalah masih adanya penularan setempat atau penularan indigenous. Untuk mendukung percepatan eliminasi sangat diperlukan dukungan pemeriksaan yang akurat benar,” ungkap dr Tonun.
Selain itu, dr Tonun mengharapkan agar seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh, sehingga keterampilan yang didapatkan akan dapat mendukung percepatan eliminasi malaria di Kabupaten Kapuas.
Dalam pelatihan ini narasumber berasal dari Dinkes Kabupaten Kapuas, Rumah Sakit Umum Daerah Kapuas, Labkesda dan Kalibrasi Provinsi Kalteng, serta dari Bapelkes Provinsi Kalteng. hmsdinkes





