SPIRIT POLITIK

Kalteng Rawan Gangguan Pilkada

11
×

Kalteng Rawan Gangguan Pilkada

Sebarkan artikel ini
Kalteng Rawan Gangguan Pilkada
Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Menyongsong pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung pada 27 November mendatang, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menetapkan seluruh kabupaten sebagai titik rawan. Keputusan ini diambil sebagai bentuk antisipasi dan kewaspadaan yang tinggi guna memastikan keamanan dan ketertiban selama proses Pilkada. Hal tersebut disampaikan oleh Kapolda Kalteng melalui Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji saat diwawancara awak media, di Halaman Kantor Gubernur Kalteng, Senin (1/7).

“Semua daerah kita anggap sebagai titik rawan. Kami tidak boleh meremehkan potensi ancaman di mana pun, oleh karena itu, kami memilih untuk mengambil pendekatan overestimate. Setiap personel keamanan dan seluruh pejuang tangguh di Kalteng harus siap menghadapi Pilkada ini dengan segala kemungkinan,” ujarnya.

Ia mengatakan, penetapan semua kabupaten sebagai titik rawan adalah langkah strategis untuk menjaga stabilitas dan mencegah kemungkinan gangguan.

“Kami telah belajar dari pengalaman Pilpres sebelumnya dan akan menerapkannya dalam Pilkada ini. Langkah-langkah persiapan sudah mulai sejak dini untuk mengamankan proses demokrasi yang penting ini,” tambahnya.

“Sebagai bagian dari upaya ini, Polri, TNI, dan berbagai stakeholder terkait akan terlibat dalam Operasi Mantap Praja. Operasi ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan aman selama Pilkada,” sebutnya.

Ia menuturkan, kolaborasi antara berbagai elemen ini diharapkan mampu menangani potensi ancaman dan gangguan yang mungkin timbul.

“Dalam Operasi Mantap Praja, ribuan personel keamanan akan dikerahkan ke seluruh penjuru Kalimantan Tengah. Mereka akan bertugas untuk menjaga keamanan tempat-tempat pemungutan suara, pusat-pusat kegiatan Pilkada, serta berbagai lokasi strategis lainnya. Tidak hanya personel keamanan, operasi ini juga melibatkan elemen masyarakat seperti tokoh adat, pemuda, dan kelompok-kelompok masyarakat lainnya yang turut berperan aktif dalam menjaga ketertiban umum,” ujarnya.

Selain pengamanan, lanjutnya, edukasi kepada masyarakat juga menjadi fokus penting. Masyarakat Kalteng diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar mereka.

“Kami sudah mempersiapkan personil gabungan TNI-Polri dan stakeholder lain yang akan terlibat. Kami berkomitmen untuk memastikan Pilkada di Kalteng berjalan dengan aman dan nyaman,” jelas Kapolda.

Ia juga menyampaikan, bahwa pendekatan overestimate dalam menghadapi Pilkada ini diharapkan dapat meminimalkan risiko gangguan dan menjaga stabilitas daerah.

“Kita harus siap menghadapi segala kemungkinan, dan menjaga agar Pilkada berjalan lancar. Kita ingin memastikan bahwa hak-hak demokratis masyarakat Kalteng dapat terlaksana dengan baik tanpa gangguan,” pungkasnya.ldw