SPIRIT POLITIK

PSU PILKADA BARUT-Kadernya Dampingi Shalahuddin, Petinggi PDIP “No Comment”

25
×

PSU PILKADA BARUT-Kadernya Dampingi Shalahuddin, Petinggi PDIP “No Comment”

Sebarkan artikel ini
PSU PILKADA BARUT-Kadernya Dampingi Shalahuddin, Petinggi PDIP “No Comment”
REKOM- Shalahuddin didampingi Felix S Tingan menerima rekom dari salah satu partai pengusung untuk maju di PSU Pilkada Barito Utara. FOTO ISTIMEWA

MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.IDKonstelasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Barito Utara semakin menarik diikuti. Selain Pilkada ini digelar setelah dua kali putusan Mahkamah Konstitusi (MK), ada hal menarik lainnya soal dukungan partai politik PDI Perjuangan yang tidak sejalan dengan arah politik kadernya.

Dalam Pilkada ulang Barut 2025 dan berdasarkan putusan MK RI, PDI Perjuangan seharusnya mendukung pasangan H Jimmy Carter-Inriaty Karawaheni, namun uniknya seorang kader PDIP Felix S Tingan malah digandeng oleh Shalahuddin yang menjadi rivalnya. Pertarungan pun dipastikan akan berlangsung sengit.

Terhadap kebenaran pasangan Shalahuddin-Felix dibenarkan sendiri oleh Shalahuddin saat dikonfirmasi oleh Tabengan. “Ya,” kata Shalahuddin singkat dihubungi via WhatsApp, Selasa (27/5), ketika ditanya kebenaran foto yang beredar ia dan Felix telah menerima rekom dari PPP.

Sementara itu, sejumlah petinggi PDIP saat dikonfirmasi terkait rekomendasi PDIP ke pasangan nomor urut 2 dan juga kadernya yang digandeng oleh bakal calon Bupati Barut Shalahuddin, belum memberikan tanggapan. Ketua DPD PDIP Kalteng Arton S Dohong maupun Sekretaris DPD PDIP Kalteng Sigit K Yunianto kompak tidak memberikan jawaban alias diam.

Sebagaimana diketahui, Felix merupakan kader PDIP Barut. Sebagai pengusaha muda, dia adalah putra dari tokoh politik Barut yang terkenal  yakni Yusia S Tingan.

Pada Pilkada sebelumnya, pasangan Akhmad Gunadi Nadalsyah-Sastra Jaya (Agi-Saja) yang kini digantikan H Jimmy Carter-Inriaty diusung oleh koalisi 5 parpol dengan kekuatan 14 kursi di DPRD Barut. Demokrat 5 kursi, PDIP 4 kursi, Golkar 2 kursi, NasDem 2 kursi dan Gerindra 1 kursi.

Sedangkan pasangan H Gogo Purman Jaya-Hendro Nakalelo (Gogo-Helo) yang kini digantikan Shalahuddin-Felix Tingan didukung koalisi PKB 5 kursi, PPP 2 kursi, PAN 2 kursi, Hanura dan PKS masing-masing 1 kursi dengan total 11 kursi.

Sesuai pengumuman KPU, PSU Pilkada Barut ini akan digelar  pada 6 Agustus 2025. Ketua KPU Kabupaten Barut Siska Dewi Lestari meminta kepada semua pihak dan masyarakat untuk sama-sama menjaga kualitas dan krebilitas PSU yang akan digelar 6 Agustus 2025 mendatang.

“Ini bukan hanya tugas KPU Barito Utara, tapi tugas bersama. Pimpinan partai politik, pasangan calon, pemerintah daerah, pengawas, aparat keamanan, dan masyarakat memiliki peran penting. Kita harus bersinergi demi melahirkan pemimpin terbaik bagi Kabupaten Barito Utara,” ujar Siska, saat rapat koordinasi dan sosialisasi pencalonan serta tahapan PSU jilid II di Gedung Balai Antang, Minggu (25/5). c-old/rmp