MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Barito Utara (Pemkab Barut) menggelar rapat koordinasi (rakor) persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2025 yang akan diselenggarakan di Kota Muara Teweh sebagai tuan rumah. Rakor bertempat di Gedung Aula Rapat Setda Barut, Rabu (15/10).
Rapat ini menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Kalteng Nomor 188.44/376/2025 tanggal 15 September 2025 tentang Panitia Penyelenggara Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits XXXIII Tingkat Kalteng tahun 2025 di Kota Muara Teweh.
Pada kesempatan itu Bupati Barut H Shalahuddin menyampaikan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an tinggal sekitar satu bulan lagi.
“Sehubungan dengan hal tersebut, saya mengimbau kepada seluruh panitia agar segera melaksanakan rapat koordinasi, khususnya bagi seksi-seksi yang harus mulai bekerja sejak H-25 hingga H-15″ ujarnya.
Ia mengingatkan, seksi perlombaan dan pemondokan juga perlu mempersiapkan segala keperluan sejak dini. Jangan sampai kafilah yang datang mengalami kendala, seperti saluran air tersumbat atau kekurangan pasokan air bersih.
Shalahuddin berharap PDAM dapat menyiapkan langkah antisipatif, termasuk penyediaan mobil tangki apabila diperlukan. Demikian juga Dinas PUPR serta instansi terkait diharapkan turut memberikan dukungan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Pastikan seluruh lokasi pemondokan layak huni, terutama fasilitas MCK-nya,” pinta mantan Kepala Dinas PUPR Kalteng itu.
Untuk bagian perlengkapan, lanjut Bupati, segera mulai bekerja karena waktu pelaksanaan semakin dekat.
“Anggaran kalau tidak salah 8 Miliar. Dan untuk persiapan sejak sebelum dilantik saya sudah memikirkan perencanaannya. Saat ini sudah sekitar 70 persen,” ujar Bupati saat ditemui terpisah usai rapat.
Sementara itu, Ketua LPTQ Barut H Mochamad Ikhsan menyampaikan sejak awal hingga saat ini, persiapan pelaksanaan MTQ telah mencakup berbagai aspek. Antara lain pendaftaran kafilah dari seluruh 14 kabupaten dan kota di Kalteng, termasuk pelaksanaan kegiatan di tingkat kabupaten.
“Kemudian, venue kegiatan juga sedang kami siapkan. Termasuk di dalamnya panggung utama, yang semula terdapat dua alternatif lokasi, yaitu di Tiara dan di Stadion Swakarya. Namun setelah melalui pembahasan bersama, telah disepakati bahwa kegiatan akan dilaksanakan di Tiara,” tambahnya. c-old





