Ekobis

Harga Cabai Rawit di Pasar Besar Palangka Raya Melonjak Tajam 2 Minggu Jelang Ramadan

220
×

Harga Cabai Rawit di Pasar Besar Palangka Raya Melonjak Tajam 2 Minggu Jelang Ramadan

Sebarkan artikel ini
Harga Cabai Rawit di Pasar Besar Palangka Raya Melonjak Tajam 2 Minggu Jelang Ramadan
Harga Cabai Rawit di Pasar Besar Palangka Raya Melonjak Tajam 2 Minggu Jelang Ramadan

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya terus memantau pergerakan harga bahan pokok (bapok) di pasar tradisional, terutama menjelang bulan suci Ramadan yang tinggal dua minggu lagi. Berdasarkan pantauan terbaru di Pasar Besar pada Rabu (4/2/2026), komoditas cabai rawit mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.

Kepala Dinas PKUKMP Kota Palangka Raya Samsul Rizal, melalui Kepala Bidang Perdagangan Fajar Bhakti mengungkapkan, bahwa sebagian besar harga bahan pokok terpantau stabil, namun ada fluktuasi pada komoditas tertentu.
“Hasil pantauan hari ini menunjukkan adanya kenaikan signifikan pada komoditas cabai rawit biasa. Harganya naik dari Rp85.000 menjadi Rp100.000 per kilogram, atau meningkat sekitar 18 persen,” ujar Fajar Bhakti saat menjelaskan data perkembangan harga rata-rata bapok.

Selain cabai rawit, terjadi perubahan harga pada daging ayam ras. Berbeda dengan cabai, harga daging ayam ras justru mengalami penurunan sebesar 5 persen, yakni dari harga Rp42.000 menjadi Rp40.000 per kilogram.

Sementara itu, komoditas penting lainnya terpantau masih stabil dan belum menunjukkan perubahan harga dibandingkan hari sebelumnya, antara lain: Beras Medium  Rp14.000/kg, Beras Premium Rp17.000/kg, Gula Pasir Rp18.000/kg, Bawang Merah Rp38.000/kg, Bawang Putih Rp40.000/kg,  Minyak Kita Rp17.000/liter,  Daging Sapi Murni Rp140.000/kg.

Pemerintah Kota Palangka Raya melalui DPKUKMP berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan rutin guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga di pasar, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang tanpa terbebani lonjakan harga yang ekstrem. rmp