Hukrim

Tes Urine Dadakan, Kapolres Seruyan Jadi Peserta Pertama

141
×

Tes Urine Dadakan, Kapolres Seruyan Jadi Peserta Pertama

Sebarkan artikel ini
Tes Urine Dadakan, Kapolres Seruyan Jadi Peserta Pertama
TES URINE-Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi menunjukkan hasil tes urine. FOTO HMS POLRES SERUYAN

KUALA PEMBUANG/TABENGAN.CO.ID – Jajaran Polres Seruyan menggelar tes urine mendadak sebagai langkah konkret menjaga integritas dan kedisiplinan personel, Kamis (26/2/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Satresnarkoba Polres Seruyan itu dipimpin langsung Kapolres Seruyan Beddy Suwendi, yang juga menjadi peserta pertama menjalani pemeriksaan. Tes urine turut diikuti para Pejabat Utama (PJU) serta seluruh personel.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan yang dipimpin Kasat Resnarkoba Iptu Dwi Triyanto bersama jajaran, didampingi Kasi Propam Iptu Yudi Hernawan serta Kasi Dokkes Aiptu Ahmad Badar beserta anggota.

Langkah Kapolres yang maju lebih dulu mengikuti tes menjadi simbol keteladanan pimpinan bagi seluruh anggota. Dalam arahannya sebelum pemeriksaan dimulai, AKBP Beddy Suwendi menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar formalitas.

“Saya menegaskan kepada seluruh Pejabat Utama dan personel bahwa tes urine ini dilaksanakan secara menyeluruh, termasuk saya sendiri sebagai Kapolres Seruyan. Kegiatan ini bukan hanya rutinitas, tetapi bentuk komitmen nyata dalam menjaga integritas, kedisiplinan, serta marwah institusi Polri,” tegasnya.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh PJU dan personel dinyatakan negatif narkoba. Tidak ditemukan anggota yang terindikasi menggunakan zat terlarang.

Kapolres Seruyan berharap, dengan hasil negatif tersebut, seluruh personel mampu menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus konsisten menjadi garda terdepan dalam pemberantasan narkoba di Kabupaten Seruyan.

“Polres Seruyan harus bersih dari narkoba agar dapat melayani masyarakat dengan penuh integritas,”tuturnya.

Senada, Kasat Resnarkoba Iptu Dwi Triyanto menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan, baik secara berkala maupun mendadak sebagai bentuk pengawasan internal.

“Jika nantinya ditemukan personel yang positif menggunakan narkoba, maka akan ditindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Tidak ada toleransi,” ujarnya. zul/redfwa