PEMPROV KALTENG

Hemat BBM, Gubernur Agustiar Imbau ASN Kalteng Naik Sepeda dan Kendaraan Listrik

117
×

Hemat BBM, Gubernur Agustiar Imbau ASN Kalteng Naik Sepeda dan Kendaraan Listrik

Sebarkan artikel ini
Hemat BBM, Gubernur Agustiar Imbau ASN Kalteng Naik Sepeda dan Kendaraan Listrik
H Agustiar Sabran, Gubernur Kalteng

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong transformasi budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) menuju pola yang lebih ramah lingkungan. Imbauan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.5/3349/SJ yang kemudian ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Salah satu langkah konkret yang ditekankan adalah pengurangan penggunaan kendaraan dinas jabatan hingga maksimal 50 persen. Selain itu, ASN juga dianjurkan untuk beralih ke moda transportasi yang lebih efisien dan tidak berbasis bahan bakar fosil, seperti kendaraan listrik, sepeda, maupun berjalan kaki untuk jarak dekat.

Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran menegaskan, perubahan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas hidup.

“Kami mengajak seluruh ASN di Kalimantan Tengah untuk mulai menerapkan kebiasaan yang lebih bijak dalam penggunaan energi dan transportasi. Mengurangi penggunaan kendaraan dinas bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga bentuk kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan,” ujarnya, di Palangka Raya, Sabtu (11/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa transformasi budaya kerja ini tidak hanya berfokus pada aturan administratif, melainkan pada kesadaran kolektif seluruh ASN.

“Perubahan ini bukan sekadar kebijakan, tetapi gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, hemat energi, dan berkelanjutan. Mulai dari hal kecil, seperti berjalan kaki atau bersepeda untuk jarak dekat, bisa memberikan dampak besar,” tambahnya.

Pemprov Kalteng berharap, melalui langkah sederhana tersebut, ASN dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan. Selain berdampak positif bagi lingkungan, kebiasaan ini juga dinilai mampu meningkatkan kesehatan dan produktivitas. ldw/ded-red