PEMPROV KALTENG

Wamen dan Gubernur Agustiar Hadiri Upacara Hardiknas, Hari Bumi dan Hari Otda 2026

52
×

Wamen dan Gubernur Agustiar Hadiri Upacara Hardiknas, Hari Bumi dan Hari Otda 2026

Sebarkan artikel ini
Wamen dan Gubernur Agustiar Hadiri Upacara Hardiknas, Hari Bumi dan Hari Otda 2026
Wamen dan Gubernur Agustiar Hadiri Upacara Hardiknas, Hari Bumi dan Hari Otda 2026
HARDIKNAS- Wamendikdasmen RI Fazar Riza, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran serta Forkopimda Kalteng saat Upacara Peringatan Hardiknas Tahun 2026 di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (2/5/2026). FOTO HUMAS DISDIK KALTENG

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Bumi dan Hari Otonomi Daerah (Otda) Tingkat Provinsi Kalteng, di lapangan Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (2/5/2026).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza Ul Haq, Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong, unsur Forkopimda, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalteng.

Dalam amanatnya, Wamendikdasmen RI Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa peringatan Hardiknas 2026 harus dimaknai sebagai momentum refleksi dan transformasi pendidikan nasional.

“Peringatan Hardiknas tahun ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi titik tolak untuk meneguhkan arah dan keberanian dalam mentransformasi pendidikan Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pendidikan memiliki peran mendasar dalam membentuk manusia seutuhnya.

“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses memanusiakan manusia, bukan sekadar transfer pengetahuan, melainkan proses menumbuhkan potensi, membangun karakter, dan menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Menurutnya, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah melakukan berbagai langkah strategis, termasuk revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran yang telah menjangkau puluhan ribu sekolah di Indonesia.

Terkait peringatan Hari Bumi, Fajar menekankan pentingnya integrasi isu lingkungan dalam dunia pendidikan.

“Perubahan iklim, degradasi lingkungan, dan krisis sumber daya adalah tantangan nyata yang akan diwarisi generasi muda. Pendidikan harus menanamkan kesadaran ekologis sejak dini,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa tema “Kekuatan Kita, Planet Kita” menjadi pengingat bahwa masa depan bumi berada di tangan seluruh masyarakat.

“Sekolah harus mendorong aksi nyata, mulai dari pengelolaan sampah, penghematan energi, hingga penghijauan lingkungan. Setiap langkah kecil akan menentukan kualitas kehidupan generasi mendatang,” imbuhnya.

Dalam momentum Hari Otonomi Daerah, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Keberhasilan pembangunan, termasuk pendidikan, tidak bisa bertumpu pada pemerintah pusat semata. Sinergi antara pusat dan daerah adalah kunci utama,” katanya.

Sementara itu, dalam konteks Kalteng, peran daerah dinilai sangat strategis, tidak hanya sebagai pusat pertumbuhan, tetapi juga sebagai penjaga ekosistem penting nasional. Pendidikan di Kalteng diharapkan mampu mengintegrasikan kearifan lokal dengan tantangan global.

Rangkaian kegiatan peringatan tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan sekolah gratis kepada perwakilan siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus oleh Wamendikdasmen RI. Selain itu, dilakukan pula pertukaran plakat antara Pemerintah Provinsi Kalteng yang diwakili Gubernur Agustiar Sabran dengan Wamendikdasmen RI Fajar Riza Ul Haq.

Upacara berlangsung khidmat dan menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat kualitas pendidikan, menjaga lingkungan, serta memperkokoh otonomi daerah di Kalteng. ldw/ded-red