-
Politik

Hanura Kalteng Targetkan Kembali ke Senayan 2029, Mesin Politik Mulai Dipanaskan

258
×

Hanura Kalteng Targetkan Kembali ke Senayan 2029, Mesin Politik Mulai Dipanaskan

Sebarkan artikel ini
-
KONSOLIDASI – Tim Task Force DPP Partai Hanura dan DPD, DPC Hanura Se Kalteng di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Senin (24/8/2026). FOTO TABENGAN/RAHUL

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID— Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mulai memanaskan mesin politik menghadapi Pemilu 2029. Konsolidasi struktur dan penguatan organisasi menjadi fokus utama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Kalimantan Tengah bersama seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kalteng.

Konsolidasi tersebut digelar melalui Rapat Team Task Force DPD dan DPC Partai Hanura se-Kalteng di M Bahalap Hotel, Palangka Raya, Senin (24/8/2026). Kegiatan ini dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura, termasuk Ketua Tim Task Force Patrice Rio Capella yang mewakili Ketua Umum, serta Wasekjen dan Wabendum DPP Partai Hanura.

Ketua DPD Partai Hanura Kalteng, Heriadi, mengatakan konsolidasi tersebut menjadi momentum untuk memetakan sekaligus memperkuat kondisi organisasi Partai Hanura di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, jajaran DPD bersama DPC terus melakukan berbagai upaya untuk memperkuat struktur dan meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.

Heriadi meyakini Partai Hanura memiliki peluang untuk menambah jumlah kursi di setiap daerah kabupaten dan kota di Kalteng. Karena itu, konsolidasi internal dinilai penting untuk memastikan seluruh struktur partai bergerak dengan target politik yang sama.

“Kami terus berupaya dan yakin Partai Hanura di Kalimantan Tengah bisa menambah kursi di setiap kabupaten dan kota. Tentunya ini bagian dari upaya kami untuk memenangkan Partai Hanura di Kalteng pada Pemilu 2029,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella, menegaskan konsolidasi di Kalteng merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat posisi dan mesin politik Partai Hanura menjelang Pemilu 2029.

Ia mengatakan, keberadaan Tim Task Force DPP tidak hanya bertujuan melakukan konsolidasi, tetapi juga memastikan kesiapan struktur organisasi mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

“Ini merupakan bentuk kekuatan dan positioning Partai Hanura di Kalteng. Kita sedang membangun mesin politik untuk bertarung di pemilu selanjutnya. Kita tidak ingin sekadar ikut, kita ingin menang dengan menyiapkan mesin, dan kita yakin Partai Hanura akan kembali ke Senayan pada 2029 nanti,” tegas Patrice.

Menurut Patrice, Pemilu 2029 harus menjadi target besar yang dipersiapkan secara matang. Karena itu, seluruh unsur partai diminta membangun mesin politik, memperkuat semangat juang kader, serta memastikan struktur organisasi benar-benar siap menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Saya selaku Ketua Tim Task Force ingin memastikan mesin kekuatan kita dari PAC, DPC hingga DPD. Kita ingin memastikan dan menyiapkan pasukan agar mimpi besar kita untuk berkuasa dan untuk kembali ke Senayan di Pemilu 2029 dapat terwujud,” katanya.

Patrice menjelaskan, Tim Task Force DPP Partai Hanura yang dipimpinnya merupakan tim khusus yang dibentuk untuk melakukan konsolidasi awal sekaligus memperkuat struktur organisasi partai secara nasional.

Salah satu target utama tim tersebut adalah memastikan struktur kepengurusan Partai Hanura tersusun dan berjalan hingga tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) di seluruh kabupaten dan kota.

Konsolidasi struktur tersebut ditargetkan dapat mencapai 100 persen di seluruh Indonesia dalam waktu dua hingga tiga bulan kerja.

Selain memperkuat struktur internal, Partai Hanura juga membuka ruang seluas-luasnya untuk merekrut kader, tokoh masyarakat potensial maupun bakal calon legislatif dari partai lain yang memiliki visi dan kesamaan perjuangan dengan Hanura.

“Kita ingin menjaring kader-kader yang benar-benar mengakar kuat di tengah masyarakat, bukan sekadar calon yang muncul sesaat ketika pemilu,” jelas Patrice.

Ia menilai, kekuatan partai pada Pemilu 2029 nantinya tidak hanya ditentukan oleh jumlah struktur organisasi, tetapi juga kualitas dan kekuatan kader di tengah masyarakat.

Karena itu, konsolidasi yang dilakukan di berbagai daerah akan diarahkan untuk membangun organisasi yang solid sekaligus menyiapkan calon-calon legislatif yang memiliki basis dukungan kuat.

Dalam kesempatan tersebut, Patrice juga menyampaikan bahwa Partai Hanura telah melakukan perubahan pada logo partai. Perubahan tersebut disebut menjadi bagian dari semangat pembaruan untuk menghadirkan kembali Hanura dengan kekuatan politik yang lebih solid.

Ia optimistis perubahan tersebut akan diikuti dengan penguatan organisasi dan mesin politik di seluruh Indonesia.

“Kita ingin memastikan Hanura kembali menggaung dan menjadi kekuatan politik pada Tahun 2029,” pungkasnya.

Konsolidasi di Kalimantan Tengah menjadi salah satu langkah Partai Hanura untuk memastikan seluruh struktur di daerah bergerak dalam satu garis perjuangan. Dengan penguatan DPD, DPC hingga PAC, Hanura menargetkan mesin politiknya siap menghadapi Pemilu 2029 dan merealisasikan ambisi untuk kembali memiliki keterwakilan di DPR RI. rmp/red

 

 

-
-
-