PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Akses layanan pendidikan menengah di Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatatkan tren positif. Berdasarkan data terbaru Dapodik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), jumlah murid jenjang SMA, SMK, dan SKH sederajat di Bumi Tambun Bungai kini telah menembus angka 101.053 murid.
Capaian tersebut menunjukkan, peningkatan sebanyak 4.470 murid atau tumbuh sekitar 4,63% jika dibandingkan dengan data tahun 2024, yang tercatat di angka 96.583 murid. Pertumbuhan ini merefleksikan semakin terbukanya kesempatan bagi anak-anak usia sekolah, untuk mengenyam pendidikan tingkat menengah di seluruh wilayah Kalteng.
Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengemukakan, lonjakan jumlah peserta didik ini merupakan manifestasi dari dinamika positif pembangunan sektor pendidikan, yang digagas oleh Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran. Pemerintah Provinsi berkomitmen penuh memastikan, tidak ada anak Kalteng yang putus sekolah, atau kehilangan hak untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi.
“Ini menunjukkan, akses layanan pendidikan kita semakin terbuka. Bertambahnya jumlah murid menjadi bukti, semakin banyak anak-anak di Kalteng yang mendapatkan kesempatan untuk bersekolah, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang menengah,” ujar Reza Prabowo di ruang kerjanya, Senin (14/9/2026).
Kendati demikian, Reza menegaskan, perluasan akses ini harus berjalan lurus dengan eskalasi kualitas layanan di satuan pendidikan.
“Pemerintah tidak sekadar mengejar target kuantitas berupa bangku sekolah yang terisi, melainkan turut memperkuat fondasi mutu, melalui pemenuhan sarana dan prasarana yang memadai, percepatan digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta eksekusi program-program strategis demi pengalaman belajar yang optimal,” katanya.
Lebih lanjut, ia memandang, setiap anak di Kalteng sebagai aset strategis sekaligus estafet generasi masa depan daerah.
Lonjakan angka partisipasi sekolah ini harus dimanfaatkan sebagai momentum emas, untuk mengakselerasi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berkarakter kuat, berdaya saing tinggi, serta siap mandiri di tanah kelahiran sendiri.
“Pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen untuk terus mengawal, agar perluasan akses ini diiringi dengan pemerataan mutu pendidikan secara menyeluruh. Kenaikan statistik peserta didik ini sekaligus menjadi sinyal kuat, bahwa sektor pendidikan Kalteng terus bergerak progresif, membuka pintu seluas-luasnya bagi generasi muda untuk menggapai masa depan yang gemilang,” pungkasnya.ldw/ded-red











