Katingan

Saling Sindir di Medsos, 4 Artis Dangdut Katingan Dimediasi

9
×

Saling Sindir di Medsos, 4 Artis Dangdut Katingan Dimediasi

Sebarkan artikel ini
Saling Sindir di Medsos, 4 Artis Dangdut Katingan Dimediasi

KASONGAN/tabengan.co.id- Media sosial (medsos) tujuannya sebagai informasi cepat bagi masyarakat untuk mengetahui sesuatu, namun kadangkala medsos baik Facebook, Instagram, WhatsApp bisa dijadikan ajang saling sindir. Seperti yang dilakukan 4 artis dangdut lokal Kota Kasongan, Kabupaten Katingan ini. Mereka harus didamaikan lewat mediasi pihak Polres Katingan.

Subbaghumas Polres Katingan mempertemukan 4 penyanyi dangdut Katingan dan merukunkan kembali di Mapolres Katingan, setelah sebelumnya saling sindir status di medsos, Rabu (12/2) sekitar pukul 12.00 WIB.

Bamin Subbag Humas Polres Katingan Brigpol Adi Rahim mengatakan, akibat permasalahan pribadi dan pekerjaan, Sartika Wulandari (28), Sri Devhi (25), Verawati (29) dan Devi Apriliyani (25) saling berbalas status serta saling sindir hingga menyebutkan nama salah satu di antara mereka di Facebook.

“Keempat penyanyi tersebut dimintai keterangan dan dilakukan mediasi untuk berdamai di Mapolres Katingan. Akhirnya mereka menyadari kesalahan dan saling memaafkan,” kata Brigpol Adi, Rabu.

Menurut Brigpol Adi, sebelumnya meraka menggunakan medsos sebagai alat untuk meluapkan emosi. Asal mula permasalahannya adalah masalah pribadi dan pekerjaan sesama profesi artis lokal Kabupaten Katingan yang berujung saling sindir.

“Saat ini mereka sudah berdamai dan rukun kembali, di antara mereka tidak akan memperpanjang masalahnya lagi dan dibuatkan surat pernyataan untuk tidak mengulanginya kembali,”ungkap Brigpol Adi.

Brigpol Adi mengingatkan kepada warganet agar bijak bermedsos, karena medsos adalah ruang publik yang dapat diakses oleh semua kalangan. Gunakan medsos untuk hal-hal yang positif sesuai dengan UU ITE yang mengatur. c-sus