*Pj Bupati Kobar: Tidak Ada Kepentingan Politik
*DPD Golkar Belum Mau Berkomentar
PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID– Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran pada pertemuan dengan UMKM yang dihadiri pejabat dan bupati serta wali kota baru-baru ini meminta kepada Penjabat (Pj) Bupati Kotawaringin Barat Anang Dirjo, agar meneruskan pembinaan UMKM di Kobar yang dinilainya maju, dan tidak melanjutkan “mengkuningkan” Kobar lagi.
“Ini sebagai contoh bagi bupati dan wali kota, di Kobar itu banyak temu UMKM yang dibungkus oleh bupatinya, seperti Festival Bagoyap dan lainnya, ini untuk mengerakkan masyarakat. Ini harus dilanjutkan Pak Bupati (Bupati Kobar), yang baik harus dilanjutkan, kecuali yang tidak baik jangan dilanjutkan. Seperti contoh dengan membuat Kobar menjadi Kuning, itu jangan dilanjutkan. Itu nggak baik Bupati, ini kita terbuka saja,” kata H Sugianto Sabran dalam rekaman visual.
Sementara itu, Pj Bupati Kobar Anang Dirjo menegaskan, dirinya ditunjuk oleh pemerintah pusat untuk melaksanakan tugas di Bumi Marunting Batu Aji, sehingga tidak membawa kepentingan politik di Kobar. Tugas itu semata-mata pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Anang, dirinya menjadi Pj Bupati tersebut ditunjuk secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia melalui Permendagri dan dilantik oleh Gubernur Kalimantan Tengah.
“Saya bertugas sebagai Pj Bupati Kobar ini karena tugas langsung dari pemerintah pusat, sehingga saya bertugas di sini bukan untuk kepentingan politik. Tugas pokok saya banyak, di antaranya menyelesaikan masalah kemiskinan,” tegas Anang, beberapa waktu lalu.
Disebutkan Anang, saat ini posisinya tidak berpihak dalam warna politik apa pun, entah itu merah, kuning, hijau dan lainnya. Tetapi dirinya adalah putih, dalam arti kata untuk semua masyarakat Kobar.
“Untuk itu, mari masyarakat Kobar kita bersama-sama saling mendukung berbagai program yang baik dari pemerintah daerah, untuk kemajuan daerah,” ujar Anang.
Anang mengungkapkan, tugas yang diembannya sangat berat, semuanya membantu program pemerintah pusat untuk daerah. Selain masalah kemiskinan, juga mengenali masalah stunting, mengurangi angka pengangguran dan masih banyak lagi tugas lain yang semuanya demi kepentingan masyarakat.
“Saya menjalankan tugas ini tidak ada beban. Dalam arti karena saya tidak ada kepentingan politik itu. Saya ditunjuk menjadi Pj Bupati ini untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Saya tidak ada keterkaitan dengan partai politik mana pun dan saya harus lurus dalam menjalankan amanah ini,” tegasnya.
Sementara itu, ketika dikonfirmasikan ke pihak DPD Partai Golkar, sejumlah pengurus dan politisi DPD Partai Golkar belum mau berkomentar.c-uli/nvd











