Kotawaringin Barat

Pengungsi di Desa Kumpai Batu Atas Butuh Selimut

34
×

Pengungsi di Desa Kumpai Batu Atas Butuh Selimut

Sebarkan artikel ini
Pengungsi di Desa Kumpai Batu Atas Butuh Selimut
Kondisi di tempat pengungsian desa Kumpai Batu Atas 

*Pelayanan di Desa KBB Lumpuh Total

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Pelayanan kepada masyarakat di Desa Kumpai Batu Bawah (KBB) Kecamatan Arut Selatan, hampir dua pekan ini lumpuh total. Pasalnya, kantor desa yang sejatinya tempat untuk memberikan pelayanan terpaksa harus ditutup karena terendam banjir.

Kepala Desa Kumpai Batu Bawah Bambang Silih Warno mengatakan, pada saat banjir mulai melanda desa Kumpai Batu Bawah, pelayanan kepada masyarakat dipindahkan ke rumah pribadinya mengingat kantor desa terendam banjir.

“Tetapi begitu rumah saya juga ikut terendam banjir dan debit air terus meningkat, akhirnya terpaksa kami tutup dulu, fokus kami menyelamatkan masyarakat dari banjir, yang saat ini semua masyarakat desa kami sudah mengungsi ke GOR Gelora Remaja desa Kumpai Batu Atas,” kata Bambang Silih Warno kepada Tabengan, Senin (24/10/2022).

Bambang menambahkan, jumlah warga desa KKB yang terdampak banjir sebanyak 726 desa atau 2.158 jiwa, sementara jumlah rumah yang terdampak banjir sebanyak 550 rumah. Kini semuanya warga telah mengungsi karena kedalaman air di pemukiman mencapai 2 meter.

“Karena semuanya telah mengungsi, dan saat ini musim penjarahan maka tetap ada yang berjaga, mengingat warga kami mengungsi hanya membawa pakaian saja, semua harta benda ditinggal,” ujar Bambang dengan penuh rasa prihatin.

Sementara itu di GOR Gelora Remaja desa Kumpai Batu Atas, para pengungsi dari Desa Kumpai Batu Bawah dan Tanjung Trantang, saat ini sangat membutuhkan bantuan selimut, mengingat dinginnya lantai di GOR Gelora Remaja dan tempat untuk tidur para pengungsi hanya beralaskan seadanya yang bisa di bawa oleh warga yang mengungsi.

Tanpa selimut dan tidur beralaskan seadanya, mengakibatkan banyak para pengungsi yang terserang penyakit seperti masuk angin, demam, batuk dan pilek. (yulia)