Namun demikian, sambung Iwan, meskipun WTP yang ada sudah cukup berusia uzur, tetapi pihaknya tetap mengefisienkan sehingga PDAM tidak merugikan pelanggan, dan air pun tetap mengalir ke rumah-rumah pelanggan.
“Kita sekarang masing-masing mempunyai pompa cadangan, sehingga walaupun ada pompa yang bermasalah, maka pompa lain akan tetap bekerja, dan semua sudah kita back-up dengan pompa cadangan itu,” terangnya.
Untuk itu, lanjut Iwan, pihaknya mengharapkan PDAM Kabupaten Pulpis akan tetap maksimal mengalirkan air selama 24 jam untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat atau pelanggan PDAM. c-mye











