PEMKAB KOTIM

Petugas Damkar Wajib Miliki Ilmu Penanggulangan Kebakaran

16
×

Petugas Damkar Wajib Miliki Ilmu Penanggulangan Kebakaran

Sebarkan artikel ini
Petugas Damkar Wajib Miliki Ilmu Penanggulangan Kebakaran
ISTIMEWA MILIKI ILMU-Wakil Bupati Kotim Irawati secara simbolis memasangkan peralatan kepada petugas damkar.

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) memberikan pelatihan yang dinamakan in house training pemadam I untuk petugas pemadam kebakaran Selasa (14/3). Kegiatan yang dilaksanakan di aula Islamic Center itu dibuka langsung oleh Wakil Bupati Kotim Irawati.

Dalam sambutannya Bupati Kotim Halikinnor yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kotim Irawati mengatakan dirinya mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut yang bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan pusat pendidikan dan pelatihan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan pemerintah DKI Jakarta.

Hal ini menurutnya merupakan kedua kalinya Kabupaten Kotim bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan pusat pendidikan dan pelatihan penanggulangan kebakaran dan penyelamatan pemerintah DKI Jakarta untuk menyelenggarakan kegiatan tersebut . Setelah sebelumnya telah dilaksanakan pada 28 November sampai dengan 2 Desember 2022 dan masih menjadi satu-satunya Kabupaten di Kalimantan Tengah yang menyelenggarakan diklat pemadam I.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan pada Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan khususnya dalam bidang pencegahan dan pemadaman kebakaran serta penyelamatan,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, sangatlah tepat jika ilmu pengetahuan dan strategi pemadam kebakaran dikembangkan melalui diklat semacam ini. Dikarenakan tugas pemadam kebakaran dan penyelamatan menyangkut kepentingan masyarakat luas. Petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan juga wajib memiliki bekal pengetahuan dan pengalaman tentang bagaimana cara melakukan kegiatan pencegahan dan penanggulangan kebakaran yang meliputi cara pengoperasian, perawatan, pemadam kebakaran secara cepat, tepat dan benar.

Disamping itu dirinya mengingatkan para petugas pemadam kebakaran harus memiliki kebanggaan akan profesi yang ditekuni saat ini.

“Profesi ini menuntut profesionalisme dan kesungguhan dalam bertugas karena di dalamnya terkandung misi sosial Kemanusiaan untuk menyelamatkan jiwa raga serta harta benda milik masyarakat,” pesannya.

Sebagai seorang pelayan publik, menurutnya, petugas dituntut kinerja dengan penuh kedisiplinan, ketekunan dan kesabaran serta bekerja dalam tim dengan sikap kooperatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Penyelenggaraan diklat ini akan menjadi tolak ukur kemampuan petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan yang diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dalam pelaksanaan tugasnya. (C-May)