Hukrim

DIDUGA KERACUNAN KARBON MONOKSIDA-Sopir Travel dan Anaknya Tewas di Mobil

16
×

DIDUGA KERACUNAN KARBON MONOKSIDA-Sopir Travel dan Anaknya Tewas di Mobil

Sebarkan artikel ini
DIDUGA KERACUNAN KARBON MONOKSIDA-Sopir Travel dan Anaknya Tewas di Mobil
ISTIMEWA MENINGGAL- Taufik Rahman (47) dan putranya Heryanto Rahman (16) ditemukan meninggal dunia di dalam mobil di kawasan WFC, Muara Teweh.

MUARA TEWEH/TABENGAN.CO.ID – Dua orang laki-laki bernama Taufik Rahman (47) dan putranya Heryanto Rahman (16) ditemukan meninggal dunia di dalam sebuah mobil di kawasan Water Front City (WFC) Jalan Panglima Batur, Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara.

“Kedua lelaki itu ditemukan sudah meninggal dunia dalam mobil yang kondisi AC menyala sekitar pukul 06.00 WIB,” kata Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Wahyu Satiyo Budiarjo, saat dikonfirmasi Tabengan, Kamis (6/7) sore.

Korban yang merupakan sopir travel dan anaknya adalah warga Desa Batu Merah nomor 193, Kecamatan Lampihong, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan. Ditemukan pertama kali oleh pengelola parkir di kawasan WFC Muara Teweh Hafi dan warga.

Saat tukang parkir membangunkan 2 laki-laki yang berada di dalam mobil Toyota Avanza warna hitam nomor polisi DA 1127 TYB dalam keadaan nyala menggunakan AC, sementara jendela tertutup.

Ketika dibangunkan keduanya tidak merespons. Lalu dicek nadinya, ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia. Kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh.

Saat itu Taufik sedang tidur di kursi bagian depan sebelah kiri dengan kondisi sandaran kursi direbahkan, sedangkan putranya tidur di kursi bagian belakang.

“Hasil pemeriksaan dokter keduanya diduga mengalami keracunan karbon monoksida (freon AC mobil),” jelas Wahyu.

Wahyu menambahkan, saat ini pihak kepolisian  menghubungi pihak keluarga korban di Kecamatan Lampihong, Balangan untuk mengambil kedua jenazah tersebut. Kasus ini tetap dalam penyelidikan kepolisian. c-hrt