-
PEMKAB KOTIM

Pemkab Kotim Bakal Gelar Edukasi Wisata Museum

47
×

Pemkab Kotim Bakal Gelar Edukasi Wisata Museum

Sebarkan artikel ini
EDUKASI -Sejumlah pelajar melakukan wisata edukasi museum beberapa waktu lalu (IST)
-

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim bakal menggelar kegiatan edukasi wisata museum dan culture museum.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Kotim Utari Riambarwati melalui Kepala Bidang Kesenian Tradisi dan Budaya Warisan Disbudpar Kotim Masnah mengatakan kegiatan edukasi wisata museum tersebut rencananya akan digelar pada Rabu 30 Agustus 2023. Kegiatan yang difokuskan di museum kayu Sampit itu juga dikemas dengan beberapa acara. Di antaranya lomba melukis di telabang untuk tingkat SMP dan SMA, lomba literasi atau bercerita untuk tingkat SD dan SMP, lomba literasi puisi untuk tingkat SMP dan SMA, serta kegiatan senam bersama pada minggu 3 September 2023 untuk tingkat SD SMP SMA dan mahasiswa.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah sebanyak 100 peserta yang terdiri dari sejumlah pelajar dari tingkat SD hingga SMA dan juga mahasiswa,” katanya, Senin (28/8/2023).

Dilanjutkannya, digelarnya kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung pengembangan museum.

Dikatakannya, lima tahun belakangan ini pembangunan Kotawaringin Timur telah menjadi sebuah rujukan wisata dari sejumlah daerah di Kalimantan Tengah. Hal ini menurutnya adalah efek dari pilihan berwisata dan telah diakui dengan keindahan alamnya.

“Museum di era sekarang menjadi objek yang sangat penting hal ini ditunjang dengan munculnya kesadaran bahwa belajar tentang sejarah tidak lagi dihapal di depan kelas namun dipahami harus bersentuhan langsung dengan tinggalan masa lalu,” jelasnya.

Dengan cara seperti itu lanjutnya sejarah bukan lagi menjadi pelajaran yang membosankan melainkan menjadi sesuatu yang mengasyikkan. Museum kayu Sampit menurutnya bisa beradaptasi dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang tengah terjadi belakangan ini.

“Jadi ke museum itu saat ini bukan hanya kita melihat benda-benda atau koleksi bersejarah akan tetapi kita juga akan meningkatkan layanan yang ada nilai wisata ,” terangnya. (MS)

-
-
-