PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2023 di pusatkan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). Ada sejumlah kegiatan yang dilaksanakan. Mulai dari bazar UMKM, sampai pada kegiatan bersepeda yang dilaksanakan Dinas Kehutanan Kalteng, bekerjasama dengan UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Kalteng.
Mengangkat tema Cycling For A Better World semata mengkampanyekan pentingnya alam untuk keberlangsungan umat manusia. Fun bike ini sebagai gaya hidup sehat, dan sebagai ajang kampanye kepedulian lingkungan alam untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang menghasilkan polusi udara yang selaras dengan kegiatan Indonesia’s Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030.
Peserta fun bike berjumlah 350 orang, yang terdiri dari jajaran KLHK, SOPD Provinsi Kalteng, Polda Kalteng, Korem 102 Panju Panjung, Polresta Palangka Raya, Peserta UCI Mountain Bike Eliminator World Championship 2023, dan Komunitas Sepeda Se Palangka Raya.
Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) KLHK Satyawan Pudyatmoko mengatakan, peringatan HKAN selalu dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, menjadikan konservasi sumber daya alam (SDA) hayati menjadi perilaku sehari-hari, sehingga biodiversitas ataupun alam yang dimiliki akan selalu terjaga sampai generasi yang akan datang.
“Di Kalteng ada 2 taman nasional besar, dan ada 10 kawasan yang dikelola oleh BKSDA. Ini mengimbangin perubahan lahan, KLHK tetap menyediakan habitat yang cukup untuk satwa seperto orang utan, dan juga melindungi berbagai jenis spesies yang ada di Kalteng, baik yang flora maupun fauna,” kata Satyawan, saat diwawancara terkait dengan fun bike peringatan HKAN, Rabu (8/11) di Palangka Raya.
Menurut Satyawan, salah satu yang difokuskan adalah di hutan konservasi, dan kemudian beberapa konservasi yang menjadi inisiatif masyarakat. Contoh hutan desa yang ada di Desa Tahawa, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), Kalteng. Di desa ini terdapat kawasan hutan yang relatif utuh, walaupun dikelilingi oleh perkebunan sawit, dan pemukiman.
Harapannya, kata Satyawan, apa yang dilakukan oleh Desa Tahawa ini, dapat diikuti pula oleh desa-desa lain yang ada di Kalteng. Diperoleh keseimbangan antara lahan untuk investasi, dan lahan untuk konservasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Kalteng Agustan Saining, singkat menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas keterlibatan para pihak dalam mensukseskan fun bike dalam rangka HKAN Tahun 2023 ini. Rute yang ditempuh sejauh 18 kilometer, dengan melibatkan ratusan peserta didalamnya.
“Fun bike ini juga bentuk dukungan Kalteng dalam Indonesia Forestry and Other Land Uses (FOLU) Net-Sink 2030, juga mengamankan kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga alam dan lingkungan. Sekaligus dalam rangka mendukung kegiatan UCI MTB yang diikuti oleh 60 negara, dan disarkan bagi 130 negara,” kata Agustan.ist





