Kotawaringin Barat

Bangga Berbahasa Daerah dan Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin

31
×

Bangga Berbahasa Daerah dan Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin

Sebarkan artikel ini
Bangga Berbahasa Daerah dan Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin
Bangga Berbahasa Daerah dan Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin
PEMENANG- Kepala Balai Bahasa Kalteng Drs. Muhammad Muis, M.Hum berfoto bersama dengan para peserta yang meraih juara pada kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi, Kamis (9/11) di Pangkalan Bun. TABENGAN/BALAI BAHASA

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID- Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dengan gembira mengumumkan penutupan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi yang berlangsung di Kabupaten Kotawaringin Barat, menjadi titik pertama dari tiga titik penyelenggaraan festival prestisius ini.

Kepala Balai Bahasa Kalteng Drs. Muhammad Muis, M.Hum menyampaikan, Festival Tunas Bahasa Ibu merupakan salah satu acara budaya yang telah membawa semangat kebanggaan dalam mempertahankan bahasa daerah, dan Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin. Acara penutupan ini juga menjadi wadah untuk mengumumkan para pemenang dari berbagai cabang lomba yang telah berlangsung selama festival.

Kegiatan penutupan yang meriah ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat, serta dihadiri oleh seluruh pemangku kepentingan yang turut serta dalam memeriahkan festival ini. Acara penutupan Festival Tunas Bahasa Ibu berlangsung dengan meriah di Hotel Arsela, menciptakan kenangan yang tak terlupakan bagi semua peserta dan penonton.

“Slogan Festival Tunas Bahasa Ibu, “bangga berbahasa daerah dan Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin, suba, suba, suba,” telah memotivasi semua peserta dan hadirin untuk merawat serta menghargai warisan bahasa dan budaya daerah. Semangat ini akan terus berkobar dalam upaya kita untuk menjaga dan mempromosikan bahasa daerah dan budaya lokal,” kata Muis dalam rilisnya terkait dengan penutupan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Provinsi, Kamis (9/11).

Balai Bahasa Provinsi Kalteng, tambah Muis, mengucapkan terima kasih kepada semua peserta, panitia, pihak berwenang, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan Festival Tunas Bahasa Ibu di Kabupaten Kotawaringin Barat. Mari kita terus bersama-sama dalam menjaga dan melestarikan kekayaan bahasa dan budaya daerah kita.

“Kami nantikan Festival Tunas Bahasa Ibu berikutnya, dan mari lanjutkan semangat kita untuk “Bangga berbahasa daerah dan Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin, suba, suba, suba!”,” tutup Muis. ist/ded