DPRD MURUNG RAYA

Tekan Hoaks Melalui Sosialisasi Literasi dan Edukasi  

47
×

Tekan Hoaks Melalui Sosialisasi Literasi dan Edukasi  

Sebarkan artikel ini
Tekan Hoaks Melalui Sosialisasi Literasi dan Edukasi  
DAMPINGI - Ketua Komisi II DPRD Mura Heriyus Y Yoseph saat mendampingi Bupati Mura Perdie M Yoseph dan Anggota DPR RI Willy M Yoseph meresmikan pemasangan listrik di Kelurahan Saripoi, Kecamatan Tanah Siaang, beberapa waktu lalu. TABENGAN/JOKO SANTOSO

PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Upaya dalam mencegah hoaks merupakan tupoksi yang bisa dijalankan pemerintah baik di pemerintahan pusat maupun daerah melalui instansi teknis. Hal itu dilakukan untuk meredam suatu kondisi dimana sebuah informasi bisa memicu ketegangan di tengah publik ketika salah dalam menerjemahkan sebuah informasi.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Komisi II DPRD Murung Raya (Mura) Heriyus M Yoseph kepada Tabengan,  Selasa (13/6)

Ia mengajak kepada masyarakat di Mura lebih selektif dalam menerima informasi dengan memperbanyak referensi dan literasi. Mencari sumber-sumber informasi yang terpercaya saat menggali sebuah informasi tentu akan sangat membantu dalam mencegah pembelokan kebenaran atau fakta lapangan.

“Untuk daerah seperti di Kabupaten Mura, terutama Diskominfo dapat lebih sering melakukan tindakan pencegahan berita hoaks, bisa melalui upaya menggelar sosialisasi yang di dalam kegiatannya diselipkan edukasi terkait informasi atau berita hoaks kepada masyarakat,” kata Politisi PDI-Perjuangan ini lagi.

Lebih jauh Heriyus juga menjelaskan bahwa kurangnya edukasi dan sosialisasi literasi akan berdampak kepada fisioligis individu pasalya, tidak semua strata dalam masyarakat memiliki kemampuan secara intelektual   mampu menerjemahkan bentuk informasi secara faktual bisa saja faktornya bisa saja disebabkan karena latarbelakang pendidikan yang rendah atau faktor lain yang bersifat mental dan spiritual.

“Kurangnya edukasi dan literasi dalam mengkonsumsi informasi biasanya dilakukan dengan begitu mudahnya meneruskan sebuah berita tanpa sebelumnya dilakukan penyaringan informasinya melaluisumber-sumber faktual dan akurat sehingga dampaknya kesalahan penyampaian informasi semakin meluas,” imbuhnya.

Karenanya, ia ini mengimbau agar mencegah hoaks dengan literasi sangat efektif, sehingga potensi penyalahgunaan informasi ini dapat ditekan. Terlebih lagi, kata Heriyus, jika dihubungkan dengan situasi sekarang yang memasuki tahun politik maka, hoaks biasanya akan lebih santer lagi dihembuskan demi suatu kepentingan.

“Sekarang kita sudah memasuki tahun politik. Sebentar lagi ada Pileg dilanjutkan dengan Pilkada dan Pilpres. Jadi saya mengajak kita semua, mari kita lebih bijak menggunakan medsos untuk cegah hoaks dan hindari diri kita menjadi duta penyebaran Informasi hoaks,” tutupnya. c-sjs