-
DPRD MURUNG RAYA

Ketua DPRD Minta Kades Tepilih Rangkul Masyarakat  

33
×

Ketua DPRD Minta Kades Tepilih Rangkul Masyarakat  

Sebarkan artikel ini
HADIRI - Ketua DPRD Mura Dr. Doni, SP, MSi saat menghadiri pelantikan dan pengambilan sumpah janji dan jabatan 34 kades, di GPU Tira Tangka Balang, Senin (21/8). TABENGAN/JOKO SANTOSO
-

PURUK CAHU/TABENGAN.CO.ID – Kontestasi Pemilu Kepala Desa (Pilkades) serentak 9 Juni 2023 di 35 desa di 9 kecamatan, Kabupaten Murung Raya (Mura) telah mencapai puncaknya, dengan dilantiknya 34 kades minus 1 desa yang masih ditangguhkan karena masih dalam sengketa.

Karena itu, Ketua DPRD Mura Dr. Doni, SP, MSi mengharapkan agar kades terpilih segera beradaptasi dengan perangkat desa guna menata pemerintahan desa yang lebih baik dan lebih optimal lagi dari berbagai lini pembangunan di desanya.

“Hal itu agar laju pembangunan di desa tetap berjalan cepat tanpa harus berbenturan dengan polemik yang ditimbulkan pasca pilkades,” ujar Doni, usai menghadiri pelantikan, pengambilan sumpah dan janji jabatan kades, di GPU Tira Tangka Balang, Senin (21/8).

Menurut Doni, tugas pertama yang perlu dilakukan oleh kades terpilih yakni merangkul seluruh elemen masyarakat setempat sehingga tidak ada lagi perbedaan pandangan politik sehingga dengan demikian masyarakat akan merasa terayomi oleh sosok pemimpin yang bijak dan cerdas serta tidak membeda-bedakan masyarakat karena perbedaan pandangan politik di saat kontestasi pilkades.

“Pilkades merupakan sebuah ajang pembelajaran politik bagi masyarakat dalam ruang lingkup desa. Dalam ruang lingkup yang lebih besar tentu akan berdampak besar juga, semisal pileg, pilkada, dan pilpres, kita belajar dari pengalaman bangsa ini betapa berpengaruhnya situasi politik terhadap sendi-sendi pembangunan akibat perbedaan pandangan politik,” kata Doni.

Politisi PDIP ini juga mengatakan dengan kepiawaian seorang pemimpin yang cerdas dalam menempatkan diri di tengah masyarakatnya kendati ada riak-riak kecil dalam pemerintahan itu merupakan hal yang lumrah. Namun, semua bisa diatasi dengan bijak ketika seorang pemimpin mampu merangkul dan mengayomi  semua baik kumpulan masyarakat yang pro maupun kontra terhadap kepemimpinanya.

“Kepemimpinan bukan hanya bisa di nilai dari sudut pandang aspek politik. Ini berdasarkan pengalaman saya sendiri, memimpin juga ternyata juga merupakan seni dalam kecakapan kita mengatur berbagai hal. Berawal dari hal yang sederhana memimpin keluarga sampai kepada memimpin daerah bahkan negara, berjiwa besar harus dimiliki seorang pemimpin ketika mengemban amanah. Semakin besar amanah berada dibahu seorang pemimpin maka harus semakin bijak pimpinannya,” pungkasnya. c-sjs

 

-
-
-