Spirit Kalteng

Batamad Pulpis Kukuhkan Danzone Kahayan Tengah

15
×

Batamad Pulpis Kukuhkan Danzone Kahayan Tengah

Sebarkan artikel ini
Batamad Pulpis Kukuhkan Danzone Kahayan Tengah
Ketua Batamad Kabupaten Pulpis Andrianto EHM Sangan

PULANG PISAU/TABENGAN.CO.ID – Ketua Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) Andrianto EHM Sangan mengukuhkan Maroy sebagai Danzone Kecamatan Kahayan Tengah dan anggotanya di Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulpis, Minggu (28/1). Dalam pengukuhan Danzone dan anggota yang baru hadir unsur tripika dari tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta undangan lainnya.

“Keberadaan lembaga ini sangat strategis dan bermanfaat di tengah pembangunan yang cukup maju dan berkembang maka dituntut peran dan kemampuan untuk menjaga dan merawat budaya dan adat,” kata Andrianto.

Batamad didirikan pada Februari 2012 atas persetujuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2008. Menurutnya, lembaga adat Batamad sangat diperlukan di tengah-tengah masyarakat Dayak untuk mampu menjunjung harkat dan martabat budaya adat Dayak untuk masa depan, mengingat perkembangan zaman ke depan sudah tidak menentu lagi. Apalagi budaya adat Dayak semakin lama semakin tergerus oleh kemajuaan jaman dan teknologi sehingga mungkin 30 tahun ke depan akan sirna dan terlupakan.

Andrianto selaku tokoh pemuda Dayak dan Ketua Batamad Kabupaten Pulpis menyatakan pemuda pemudi Dayak punya peranan penting di masa yang akan datang dan akan memperkuat lembaga adat Dayak. Ia menyatakan, Batamad meminta peran serta dari berbagai kalangan baik dari akademisi, ASN, maupun tokoh masyarakat pemuda pemudi Dayak sehingga keberadaan Batamad di Kabupaten Pulpis dan Kalteng semakin kuat dan maju di tanahnya sendiri.

Ditambahkan Andrianto, bahwa saat ini jumlah anggota Batamad mencapai 2.000 orang. Andrianto Hal tersebut ia sebut patut diapresiasi karena keberadaan mereka membantu pemerintah melanjutkan dan mendukung pembangunan baik dari pemerintah pusat dan daerah mengingat kita sebagai penyangga ibu kota RI dan disitu kita melihat masuknya berbagai suku dan budaya dari berbagai daerah.

“Kami selaku orang Dayak tidak mau tersisih di negeri sendiri dan kami akan perkuat persatuan lembaga Batamad untuk kemajuan budaya dan adat Dayak di Kalteng khususnya Kabupaten Pulpis,” pungkasnya. c-mye