PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID–Bersasarkan data resmi yang diupdate pada laman https://pemilu2024.kpu.go.id/pilpres/hitung-suara/11, yang dikutip pada pukul 21/21 WIB, pasangan Capres/Cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka unggul sementara dengan 56,19 persen.
Dalam hasil hitung sementara KPU tersebut, pasangan Prabowo Gibran mengantongi 6.454.152 suara. Sementara pasangan nomor urut 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar memperoleh 23,71 persen dengan 2.723.716 suara dan pasangan nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud Md hanya memperoleh 20,1 persen atau 2.308.774 suara.
Data tersebut hanya berasal dari 112082 dari 823236 Tempat Pemungutan Suara (TPS) nasional atau hanya 13,61 persen dari total suara nasional.
Dari data tersebut, pasangan nomor urut 02 unggul di Provinsi Bali, Banten, Bengkulu, DIY, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Maluku, Maluku Utara, NTB, NTT, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, Riau, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sumatera Selatan dan Sumatera Utara.
Sementara pasangan nomor urut 01 hanya unggul di Provinsi Aceh dan Sumatera Barat dan pasangan nomor urut 03 hanya unggul di Luar Negeri.
Dalam pidatonya di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (14/2) Prabowo meminta agar seluruh pendukungnya tetap menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU.
“Saudara-saudara sekalian, kita harus tetap tunggu hasil resmi KPU. Kita yakin demokrasi Indonesia berjalan dengan baik,” kata Prabowo di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (14/2).
Dalam menyampaikan pidatonya, Prabowo didampingi cawapresnya, yaitu Gibran Rakabuming Raka. Sejumlah pimpinan partai politik pengusung Prabowo-Gibran juga hadir di Istora Senayan. Di antaranya Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Kembali ke pidato Prabowo, dia mengatakan rakyatlah yang menentukan dan memutuskan memilih pemimpinnya ke depan. Prabowo juga bercerita, dalam beberapa bulan terakhir, dirinya dan Gibran berkeliling Indonesia untuk berkampanye.
“Saudara-saudara sekalian, rakyat yang menentukan, rakyat yang memutuskan, rakyat yang berhak untuk mendapat pemimpin yang dikehendaki oleh rakyat Indonesia,” ucap Prabowo. ist/hil/sgh/d-com





