Spirit Kalteng

YouTuber Bobon Masak Habang Haruan di Kapuas

11
×

YouTuber Bobon Masak Habang Haruan di Kapuas

Sebarkan artikel ini
YouTuber Bobon Masak Habang Haruan di Kapuas
TABENGAN/ABDUL KHAIR MASAK HABANG-YouTuber Bobon Santoso saat atraksi memasak habang ikan haruan di Kabupaten Kapuas, baru-baru ini.

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID – YouTuber Bobon Santoso turut mengikuti acara ritual adat Laluhan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Ke-218 Kota Kuala Kapuas dan HUT Ke-73 Pemkab Kapuas, Kalimantan Tengah.

Bobon Santoso yang tenar dengan program Masak Besarnya ini tampak bersemangat mengikuti rangkaian acara tersebut pada Senin, 29 April 2024.

Mengenakan pakaian adat Dayak, Bobon yang dikenal aktif membuat konten dan memiliki belasan juta subscriber di YouTube, turut naik ke atas perahu bersama Pj Bupati Kapuas Erlin Hardi, Sekda Kapuas Septedy, unsur Forkopimda dan rombongan.

“Kesan-kesannya, ini pertama kalinya saya ke Kalteng dan pertama di Kalteng ini bisa bersilaturahmi dengan warga Kabupaten Kapuas. Saya lihat potensi yang luar biasa, sungainya indah dan masyarakatnya toleransi tinggi,” kata Bobon saat dibincangi wartawan.

Pj Bupati Kapuas memyampaikam terima kasih kepada  masyarakat Kapuas yang sangat antusias menyaksikan Bobon saat atraksi memasak ikan haruan masak merah (habang).

“Terima kasih banyak masyarakat Kapuas berkenan menghadiri acara rangkaian HUT Kapuas ini, sangat mendukung seluruh  kegiatan yang dilaksanakan Pemkab kali ini,” ujar Erlin.

Seluruh ikan haruan yang dimasak kembali dibagikan kepada seluruh  warga yang ada, meski  berjubel saat menyaksikan atraksinya. Bobon Santoso adalah seorang YouTuber dan food vlogger yang berasal dari Bali dan dikenal karena konten-konten yang mengulas makanan eksperimental serta mengonsumsi hewan-hewan yang tidak lazim.

Di antara konten-kontennya tersebut, Bobon sering menampilkan aksi yang berpotensi membahayakan dirinya, seperti berendam dalam saus sambal. Selain itu, ia juga pernah terlibat dalam perselisihan dengan Chef Arnold dan memberikan tanggapan terhadap Indra Kenz dalam kasus penipuan investasi. c-hr