PEMKAB KOTIM

184 Orang Kontingen Kotim Ikuti Festival Budaya Isen Mulang

19
×

184 Orang Kontingen Kotim Ikuti Festival Budaya Isen Mulang

Sebarkan artikel ini
184 Orang Kontingen Kotim Ikuti Festival Budaya Isen Mulang
FBIM-Wakil Bupati Kotim Irawati ketika berfoto bersama kontingen Kotim (Selviani)

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Sebanyak 184 orang kontingen Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan mengikuti Festival Budaya Isen Mulang di Palangka Raya.

Pelepasan kontingen tersebut dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotim di pimpin oleh Wakil Bupati Kotim Irawati dan didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim Bima Ekawardhana Jumat (17/5/2024).

Dalam sambutannya Bupati Kotim Halikinnor yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kotim Irawati berpesan agar seluruh kontingen dapat melaksanakan tugasnya masing-masing dengan penuh tanggung jawab, berdedikasi dan loyal.  Sebab peserta yang dikirim mengikuti kegiatan tersebut merupakan orang-orang terpilih sebagai duta Kotawaringin Timur pada kegiatan Festival Budaya Isen Mulang tahun 2024 ini.

“Tekun dan terus berlatih agar mampu meraih prestasi terbaik. Selain disiplin dan profesional, jangan lupa untuk berdoa dalam setiap aktivitas.

Sebagai peserta lomba sekaligus kontingen Kotim yang juga menjadi tamu di wilayah orang lain, hendaknya dapat senantiasaa menjaga nama baik Kabupaten Kotawaringin Timur, melalui sikap dan perilaku dalam membawakan diri selama mengikuti kegiatan. Sangat penting untuk menjaga jiwa ksatria para peserta dan menjunjung tinggi nilai sportivitas dalam berkompetisi,” ujarnya.

Hal yang perlu dipahami pula lanjutnya bagi seluruh kontingen, kegiatan festival budaya ini yang di dalamnya tersimpan pesan moral, bagaimana menjaga budaya daerah harus tetap lestari dan berkembang. Peserta yang mengikuti festival budaya isen mulang, adalah pribadi yang terpilih untuk memelihara dan melestarikan kebudayaan sesuai bidangnya masing-masing.

Sehingga menurutnya kegiatan festival budaya isen mulang boleh selesai, tapi jiwa yang menghidupkan dan menjaga ekosistem kebudayaan kotawaringin timur yang berkelanjutan harus tetap bersemayam di dada.

“Kepada panitia saya berpesan agar betul-betul diperhatikan kebutuhan peserta selama kegiatan, baik yang terkait dengan tenaga kesehatan, penginapan, makanan dan minuman, snak serta tempat mereka latihan. hal ini selain sebagai bentuk tanggung jawab dinas kebudayaan dan pariwisata yang menjadi leading sektor penanggungjawab kegiatan ini, juga untuk memberi motivasi dan agar semangat peserta tetap terjaga,” tuturnya. (MS)