PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalimantan Tengah (Kalteng) H Nadalsyah atau akrab dipanggil Koyem masih menunggu rekomendasi untuk maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalteng. Sementara Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Habib Ismail Bin Yahya, masih menunggu hasil survei.
Kedua tokoh ini punya kans kuat untuk maju bertarung pada Pilgub Kalteng, karena keduanya sama-sama memiliki massa dan pendukung yang kuat. Koyem merupakan Bupati Barito Utara (Barut) dua periode, sementara Habib Ismail Bin Yahya didukung berbagai pengalaman, di antaranya pernah menjadi Anggota DPRD Kalteng, Anggota DPD RI dan pernah menjabat Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, hingga dipercaya menjadi Ketua DPW PKB Kalteng.
Saat dihubungi Tabengan, Senin (24/6), Koyem mengatakan, hingga saat ini belum melakukan manuver signifikan untuk maju di Pilgub. Dirinya seakan tak mau terburu-buru mengambil langkah dalam memutuskan setiap langkah politiknya.
Koyem mengungkapkan, dirinya saat ini tengah fokus menunggu hasil keputusan DPP Partai Demokrat terkait rekomendasi di Pilgub Kalteng. “Maaf untuk saat ini masih belum bisa saya jawab (terkait langkah politik), nanti setelah rekom partai kami kantongi, baru saya bisa menjawab pertanyaan terkait langkah politik,” ujar Koyem.
Meski demikian, ia bisa saja melakukan langkah politik dan menentukan pendamping di Pilgub Kalteng 2014. “Siap, aku fokus rekom dulu lah, nanti baru bisa berkomentar ke publik,” katanya.
Sebelumnya, Koyem sudah mendaftar sebagai Bacagub di 9 partai, di antaranya Demokrat, PDIP, NasDem, PKB, Gerindra, PAN, PKS, Perindo dan Partai Golkar.
Terpisah, Ketua DPW PKB Habib Ismail Bin Yahya menyatakan, siap meramaikan Pilkada serentak Kalteng. Bahkan, Habib sebelumnya sudah mendaftar di DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kalteng di dua posisi, sebagai Bacagub Kalteng dan Bacabup Kapuas. Habib juga didaftarkan pengurus PKB Bartim sebagai Bacabup Bartim.
Ia mengungkapkan, saat ini telah melaksanakan survei untuk melihat potensi kemenangan dalam Pilkada 2024, baik itu sebagai Bacagub maupun Bacabup. Sebab itu, sampai saat ini ia menegaskan akan fokus melihat hasil survei dulu.
“Jawabannya cuma satu, untuk saat ini kita lihat survei di pertengahan Juli, baru keluar hasilnya,” ungkap Habib saat dihubungi Tabengan, Senin (24/6).
Mantan Wakil Gubernur Kalteng 2016-2021 itu menyampaikan, saat ini ia belum melakukan manuver politik mana pun.
“Belum terpilih ke arah sana dan belum melakukan gerakan apa pun juga. Pertengahan Juli baru keluar hasil survei,” tandas orang nomor 1 di PKB Kalteng tersebut.
Dalam Pilkada 2024 ini, Habib membawa jargon Kalteng Hebbat dan Kapuas Hebbat yang mana artinya Hebat, Harmonis, Elegan, Berkah, Bermartabat, Amanah, dan Tenteram. “Dengan semangat cinta kita bisa,” ungkap Habib singkat.
Sementara itu, 5 bulan menjelang pencoblosan yang jatuh pada 27 November 2024, peta politik di Kalteng terus bergerak dinamis. Selain Koyem dan Habib, politisi senior Partai Golkar H Abdul Razak, Anggota DPR RI H Agustiar Sabran, dan kader PDIP H Supian Hadi juga disebut-sebut berpeluang besar merebut kursi KH 1 di Pilgub mendatang. rmp











