+310.242 Pemilih, 667 TPS
SAMPIT/TABENGAN.CO.ID – Persaingan ketat dalam perolehan suara dipastikan terjadi pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Wilayah utara Kotim diprediksi akan menjadi daerah perebutan suara paling ramai.
Pilkada Kotim 2024-2029 bakal diikuti 3 pasangan: Sanidin-Siyono (SS) diusung Partai Gerindra, PKS, Golkar, Hanura, Gelora, Buruh dan Ummat. Kemudian pasangan Halikinnor-Irawati (Harati) diusung PDIP, PKB, Demokrat, NasDem dan Perindo, serta pasangan Muhamad Rudini Darwan Ali-Faisal Damarsing (RF) yang diusung PAN.
Persaingan dalam memperoleh suara diyakini semakin ketat, karena masing-masing kandidat memiliki kelebihan. Namun, ada juga kekurangan masing-masing baik tentang koalisi partai pengusung, maupun pasangan calon.
Daftar Pemilih Sementara (DPS) KPU Kotim yang tersebar di 17 kecamatan sebanyak 310.242 pemilih dengan 667 TPS. Wilayah lumbung suara seperti di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dengan jumlah pemilih 73.236. Kemudian Kecamatan Baamang 50.646 pemilih. Kecamatan Cempaga 16.615 pemilih, Kecamatan Cempaga Hulu 14.638 pemilih. Kecamatan Kota Besi 14.136 pemilih, Kecamatan Mentaya Hilir Utara 12.006 pemilih, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan 17.358 pemilih, dan Kecamatan Parenggean 19.979 pemilih.
Menurut pengamat politik Kotim, Supriadi MT, melihat dari berbagai sudut pandang maka pemetaan kewilayahan masing-masing calon tergambar pasangan SS memiliki basis massa dan dukungan sangat kuat seperti wilayah utara transmigrasi, Baamang selatan dan sebagian Seranau.
Hal ini menurut Supriadi, karena pasangan ini adalah kombinasi dari putra asli Sampit dan Jawa. “Sehingga wilayah utara transmigrasi menjadi incaran perolehan suara,” katanya lagi.
Sementara pasangan RF, menurut Supriadi yang pernah menjadi Wakil Ketua DPRD Kotim periode 2014-2019, memiliki massa kepemudaan, perkotaan, Dayak serta komunitas.
Adapun pasangan Harati, karena petahana, maka mereka sangat menjaga basis suara yang sudah dimiliki seperti di perkotaan dan wilayah utara maupun Pulau Hanaut.
Namun, sekali lagi menurut Supriadi, berbagai faktor pendukung dalam memengaruhi perolehan suara di mana kesukuan, agama, akhlak, kebijakan serta usia calon, juga tidak boleh dianggap remeh.
Ketiga pasang calon ini memiliki kekuatan hampir merata dan sama atas persentase perolehan suara saat ini. Tinggal bagaimana kekuatan logistik masing-masing calon untuk melakukan sosialisasi dan program yang akan disampaikan ke masyarakat Kotim. ist/***
DPS 17 Kecamatan
- Seranau
19 TPS
8.520 Pemilih
- Kota Besi
31 TPS
14.136 Pemilih
- Cempaga
33 TPS
16.615 Pemilih
- Cempaga Hulu
34 TPS
14.638 Pemilih
- Bukit Santuai
19 TPS
5.583 Pemilih
- Antang Kalang
26 TPS
9.731 Pemilih
- Tualan Hulu
15 TPS
5.796 Pemilih
- Mentaya Hilir Utara
27 TPS
12.006 Pemilih
- Mentaya Hilir Selatan
36 TPS
17.358 Pemilih
- Teluk Sampit
20 TPS
8.092 Pemilih
- Mentaya Hulu
41 TPS
13.793 Pemilih
- Pulau Hanaut
32 TPS
12.434 Pemilih
- Telaga Antang
35 TPS
14.858 Pemilih
- Parenggean
44 TPS
19.979 Pemilih
- Telawang
30 TPS
12.821 Pemilih
- Baamang
92 TPS
50.646 Pemilih
- Mentawa Baru Ketapang
133 TPS
73.236 Pemilih











