Hukrim

Lapas Narkotika Gelar Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul

29
×

Lapas Narkotika Gelar Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Guru Sekumpul

Sebarkan artikel ini
Lapas Narkotika Gelar Peringatan Isra Mi'raj dan Haul Guru Sekumpul
TAUSYIAH- Ratusan WBP Lapas Narkotika Kasongan ketika mendengar ceramah dari Ustadz Habib Muhammad Bagir Bin Ahmad Assegaf, Senin (13/1). TABENGAN/ARIS MUNANDAR

KASONGAN/TABENGAN.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Kasongan gelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1446 H dan haul Guru Sekumpul ke-20, di Masjid Lapas, Senin (13/1).

Dalam kegiatan tersebut, pihak Lapas mengundang tiga penceramah dari Jakarta. Diantaranya Ustadz Sayyidil Waalid Al Habib Ahmad Bin Ali Assegaf, Habib Muhammad Bagir Bin Ahmad Assegaf dan Habib Syauqi Bin Haidar Al Habsyi. Turut hadir juga Ustadz Achmad Arbani pimpinan Pondok Pesantren (Pontren) Manhahujus Sholihin, Ustadz Edy Saputra, tokoh agama, ulama, sejumlah pejabat dan staf serta ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Ustadz Achmad Arbani dalam sambutannya berharap dengan berkumpulnya di Masjid Lapas Narkotika Kelas IIA Kosongan dapat merubah keadaan menjadi lebih baik. Baik di dunia maupun di akhirat kelak.

“Kepada penceramah dapat pula mendoakan kepada kita semua agar di istiqomahkan semuanya hingga akhir hayat. Semoga dicurahkan pula taufiq dan hidayah dari Allah SWT, amin ya rabbal alamin,” ucapnya.

Sedangkan, Ustadz Sayyidil Waalid Al Habib Ahmad Bin Ali Assegaf dalam tausyiahnya mengingatkan kepada semua peserta agar jangan merendahkan dan menghina orang lain. Bahkan jangan sampai menganggap bahwa lebih baik dari orang lain.

“Kita harus saling maaf memaafkan dan selalu mencintai Nabi Muhammad SAW, ulama dan sesama kita. Ini juga merupakan bagian dari nasehat dan ajaran dari Guru Zaini (Guru Sekumpul),” katanya.

Sementara Ustadz Habib Muhammad Bagir Bin Ahmad Assegaf dalam tausyiahnya memberikan beberapa nasehat kepada WBP. Diantarnya, jangan  menjalankan ibadah dan kebaikan hanya pada saat berada di Lapas saja.

Selain itu, dirinya juga mengingatkan kepada semua peserta agar tidak meremehkan dosa-dosa yang kecil, sekecil apapun dosa wajib dihindari.

“Setelah bebas nanti, tidak kembali masuk lagi sebagai WBP di Lapas ini,” harapnya. c-dar