Hukrim

Identitas Perampok Belum Terungkap, Kasat Reskrim:Masih Periksa Saksi dan Cari Petunjuk

22
×

Identitas Perampok Belum Terungkap, Kasat Reskrim:Masih Periksa Saksi dan Cari Petunjuk

Sebarkan artikel ini
Identitas Perampok Belum Terungkap, Kasat Reskrim:Masih Periksa Saksi dan Cari Petunjuk
FOTO ISTIMEWA Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya AKP Rian Permana

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID-Kasus perampokan agen BRI link yang terjadi beberapa waktu lalu di jalan Rajawali Induk, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya, hingga kini masih jadi buah bibir perbincangan masyarakat. Terlebih pelaku dalam melancarkan aksinya terbilang nekat.

Menurut informasi di lapangan, pelaku saat melancarkan aksinya tidak menggunakan kendaraan apapun, melainkan hanya berjalan kaki. Saat di tempat kejadian, sandal milik pelaku juga sempat tertinggal di toilet warung soto Lamongan yang menjadi tempat pelaku pertama kali melancarkan aksinya.

Hingga saat ini SF, korban kekerasan dalam aksi perampokan masih belum bisa dimintai keterangan terkait peristiwa perampokan tersebut. korban yang diketahui baru bekerja satu bulan tersebut masih mengalami syok berat.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Palangka Raya AKP Rian Permana, mengatakan  hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dalam melakukan pengungkapan kasus curas tersebut.

“Saat ini anggota kami masih dalam proses penyelidikan dan proses analisa dari beberapa keterangan saksi dan petunjuk,” katanya, Jumat (14/3).

Ia menerangkan, identitas pelaku sampai saat ini juga masih belum diketahui. Ia menegaskan jika akan terus berupaya keras dalam mengungkap kasus curas yang terjadi di salah satu agen BRI link tersebut.

“Untuk identitas sementara ini masih belum di ketahui. Masih dalam penyelidikan kepolisian,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, perampokan terjadi di agen Bri Link Jalan Rajawali, Rabu (12/3) malam. Pelaku diketahui masuk ke dalam konter melalui warung soto lamongan yang berada tepat di sebelah melalui toilet.

Dalam aksinya, pelaku berhasil menguras uang sebanyak Rp80 Juta setelah sebelumnya melukai penjaga konter di bagian kepala. mak