+Atas Inisiatifnya Mengusulkan Pembangunan Sekolah Khusus Percontohan
+Kalteng Tambah 3.141 TV Canggih, Lengkap 874 Set Panel Surya
PALANGKA RAYA – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Republik Indonesia Abdul Muti bersama Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran menghadiri acara Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan “Gebyar Pendidikan Unggul Muhammadiyah untuk Kalteng Lebih Berkah” di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR), Jumat (9/5).
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Abdul Muti menyampaikan apresiasi terhadap Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas inisiatifnya mengusulkan pembangunan Sekolah Khusus Percontohan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan inklusif.
“Saya sangat mengapresiasi usulan ini. Pemerintah pusat mendukung penuh pembangunan Sekolah Khusus Percontohan serta pengembangan SLB (Sekolah Luar Biasa) demi memastikan pendidikan inklusif bagi anak-anak berkebutuhan khusus,” ujar Abdul Muti dalam sambutannya.
Ia menyoroti masih minimnya ketersediaan tenaga pendidik yang kompeten untuk anak berkebutuhan khusus.
“Secara akademik, kami masih menghadapi kekurangan tenaga pendidik yang kompeten untuk anak berkebutuhan khusus. Saat ini, kurang dari 10 perguruan tinggi yang memiliki program studi pendidikan luar biasa. Padahal, kebutuhan di lapangan jauh lebih besar dari ketersediaan yang ada,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Abdul Muti menegaskan bahwa pemerintah telah membuka peluang penugasan dan mutasi guru ke daerah yang membutuhkan.
“Guru baik berstatus ASN maupun PPPK dapat ditugaskan atau dimutasi ke daerah lain sesuai dengan kebutuhan. Sudah ada Peraturan Menteri yang mengatur tentang penugasan dan mutasi tersebut,” jelasnya.
Terkait kepemimpinan sekolah, ia menegaskan bahwa posisi kepala sekolah tidak eksklusif hanya untuk guru penggerak.
“Semua guru yang memenuhi persyaratan boleh menjadi kepala sekolah, asalkan lulus seleksi yang ditetapkan,” pungkasnya.
Sementara itu, Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran dalam sambutannya menyampaikan komitmen Pemprov Kalteng dalam mendukung berbagai program pendidikan, termasuk Program Digitalisasi Pendidikan yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden dan Wakil Presiden.
“Pada tahun 2024, kami telah menyalurkan 1.198 unit TV Canggih atau Papan Tulis Interaktif ke setiap kelas di jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus,” ujar Agustiar.
Ia melanjutkan, tahun 2025, akan menambahkan sebanyak 3.141 unit TV Canggih, lengkap dengan 874 set panel surya dan 321 unit Starlink untuk mendukung digitalisasi pembelajaran, mulai dari sekolah di perkotaan hingga di pedalaman desa-desa.
Lebih lanjut, Agustiar juga menyampaikan pentingnya Program Revitalisasi Sekolah untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah sebagai salah satu langkah strategis peningkatan kualitas SDM di Kalteng.
“Mohon kiranya agar Program Revitalisasi Sekolah dapat menjadi salah satu fokus pembangunan SDM di Kalimantan Tengah,” katanya.
Ia menyebutkan di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalteng terdapat 250 SMA, 141 SMK, dan 31 Sekolah Khusus (SKH), serta di tingkat kabupaten/kota terdapat 2.082 PAUD, 697 Kelompok Bermain, 2.660 SD, dan 883 SMP.
Gubernur juga menyatakan dukungan penuh terhadap program nasional pembangunan Sekolah Unggul Garuda dengan jenis Sekolah Garuda Baru.
“Provinsi Kalimantan Tengah siap berpartisipasi dalam rangka meningkatkan Angka Partisipasi Sekolah dengan mengusulkan penambahan Unit Sekolah Baru untuk jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran juga mengusulkan kebijakan yang memperbolehkan pemerintah daerah mengangkat guru honorer, terutama untuk mengatasi kekurangan guru di daerah terpencil.
“Kami mohon dukungan Pemerintah Pusat untuk Pembangunan Sekolah Khusus Percontohan yang belum pernah ada di Provinsi Kalimantan Tengah. Mengingat masih ditemukan anak-anak berkebutuhan khusus di pelosok, sehingga dinilai perlu ditampung dalam sekolah asrama untuk memudahkan penanganan,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo, unsur Forkopimda Kalteng, Plt Sekda Kalteng Leonard S Ampung, Rektor UMPR Muhamad Yusuf beserta jajaran, para kepala perangkat daerah, instansi vertikal, serta ratusan mahasiswa dan pelajar se-Kalteng. ldw





