PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran menghadiri sekaligus memimpin upacara dan syukuran Peringatan Hari Bhayangkara Ke-79 di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (1/7).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengajak seluruh jajaran kepolisian untuk terus memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan daerah menuju Kalteng yang semakin berkah, maju, dan sejahtera.
“Momentum Hari Bhayangkara ini adalah saat yang tepat untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dengan pemerintah daerah serta seluruh komponen masyarakat, dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih baik,” ujar Agustiar dalam sambutannya.
Gubernur menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan berbasis kearifan lokal, selaras dengan visi dan semangat masyarakat Kalteng.
“Sesuai visi kami, mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak khususnya, dan Kalimantan Tengah umumnya, dengan manggatang utus dan spirit kearifan lokal dalam bingkai NKRI, menuju Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Bermartabat menyambut Indonesia Emas 2045,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Agustiar juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri), khususnya jajaran Polda Kalteng, atas dedikasi dan kerja keras dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Di usia ke-79 tahun, saya percaya Korps Bhayangkara akan bekerja semakin profesional dan semakin responsif sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” ungkapnya.
Ia turut mengajak Polri dan seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi dalam mendukung pembangunan di Kalteng, melalui sinergi dengan program-program nasional maupun daerah.
“Kita sukseskan bersama berbagai program unggulan, seperti Makan Bergizi Gratis, pencegahan stunting, Lumbung Pangan Nasional, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, dan lainnya. Semua ini bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat,” tutur Agustiar.
Peringatan Hari Bhayangkara Ke-79, lanjut Gubernur, bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momen penting untuk memperkuat semangat persatuan dan rasa cinta tanah air.
“Dengan menjunjung semangat Huma Betang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita wujudkan keamanan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat,” pungkasnya.
Polda Kalteng Terus Berbenah
Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak seluruh anggota Polri untuk menjadikan momen ini sebagai sarana refleksi dan evaluasi atas perjalanan pengabdian Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh lapisan masyarakat.
“Dengan mengusung tema Polri Untuk Masyarakat, kami menegaskan kembali komitmen bahwa kehadiran Polri adalah untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur,” ucapnya.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian di wilayah Kalteng. Ia menilai sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah tantangan yang terus berkembang.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memaparkan sejumlah capaian penting yang berhasil diraih Polda Kalteng selama ini. Sepanjang periode terakhir, pihaknya telah menangani kurang lebih 2.338 kasus tindak pidana, yang terdiri dari kejahatan konvensional sekitar 1.795 kasus, kejahatan transnasional sebanyak 431 kasus, dan kejahatan terhadap kekayaan negara sebanyak 112 kasus.
Selain itu, keberhasilan Polda Kalteng dalam mengungkap kasus narkoba menjadi perhatian tersendiri. Sebanyak 398 kasus narkoba berhasil diungkap selama setahun terakhir.
“Keberhasilan ini menjadi kebanggaan sekaligus tantangan bagi kami. Bapak Gubernur Kalimantan Tengah juga memberikan apresiasi dan penghargaan kepada anggota kami yang berhasil mengungkap sejumlah kasus narkoba. Namun, capaian ini juga menunjukkan bahwa peredaran narkoba masih cukup marak di Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan, pihaknya akan terus berkomitmen untuk memberantas peredaran narkoba dengan tegas dan berkelanjutan. Dalam upaya tersebut, Polda Kalteng terus bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan berbagai elemen masyarakat.
“Kami berharap, Kalimantan Tengah ke depan bisa benar-benar bersih dari narkoba,” tambahnya.
Tak hanya itu, Polda Kalteng juga meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional. Sebanyak 11 satuan kerja di jajaran Polres dan Polresta mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2024. Bahkan, Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya tercatat sebagai satu-satunya rumah sakit Polri yang memperoleh penghargaan pada acara Musrenbang tingkat nasional.
“Saya mengajak seluruh anggota Polri, khususnya jajaran Polda Kalteng, untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan membangun kepercayaan publik melalui pelayanan yang humanis, transparan, dan berkeadilan. Kita akan terus memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat demi menciptakan situasi keamanan yang kondusif,” tegasnya. ldw/dte











