BUNTOK/TABENGAN.CO.ID – Dalam upaya memperkuat pengawasan dan mencegah peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Buntok melaksanakan tes urine terhadap warga binaan dan petugas, Senin (7/7). Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Polres Barito Selatan (Barsel).
Pelaksanaan tes urine ini melibatkan 15 orang warga binaan dan 5 orang petugas, termasuk staf, regu pengamanan, serta jajaran struktural di lingkungan Rutan. Kegiatan turut diikuti dan diawasi langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Rutan Tigor Immanuel Hutabalian, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), serta pihak kepolisian.
Dalam keterangannya, Plh Karutan Tigor Immanuel Hutabalian menyampaikan bahwa seluruh hasil tes urine menunjukkan hasil negatif, baik dari warga binaan maupun petugas. Pelaksanaan tes urine merupakan salah satu bentuk komitmen Rutan Buntok dalam mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni memberantasa peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.
“Alhamdulillah, seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif. Ini menjadi bukti bahwa Rutan Kelas IIB Buntok berkomitmen dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” ujar Tigor.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif dan bentuk komitmen terhadap program zero narkoba di dalam rutan. Selain itu, kegiatan ini juga dilakukan untuk meningkatkan pengawasan serta memberikan rasa aman dan nyaman di lingkungan Rutan.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna mencegah segala bentuk penyalahgunaan narkoba di dalam Rutan. Ini komitmen bersama yang akan terus kami jalankan secara berkala,” tambahnya. fwa











