PEMPROV KALTENG

RAKER PAD DIBATALKAN-Gubernur Kecewa 7 Bupati Absen

51
×

RAKER PAD DIBATALKAN-Gubernur Kecewa 7 Bupati Absen

Sebarkan artikel ini
RAKER PAD DIBATALKAN-Gubernur Kecewa 7 Bupati Absen
H Agustiar Sabran saat Upacara peringatan Harkopnas ke-78

Gubernur H Agustiar Sabran:  “Kalau kita tidak kompak dan tidak serius dalam mengelola dan meningkatkan PAD, maka kita akan tertinggal. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi langkah nyata untuk kemajuan bersama. Jangan sampai hanya Gubernur yang berteriak, tapi kepala daerahnya diam”

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Agustiar Sabran menyatakan kekecewaannya atas rendahnya komitmen kepala daerah dalam mendukung upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Hal itu disampaikan menyusul batalnya Rapat Kerja Optimalisasi PAD Tahun 2025 yang dijadwalkan digelar pada Sabtu (12/7) malam, di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng.

Dari seluruh kepala daerah yang diundang, hanya 7 yang mengonfirmasi kehadiran, yakni Bupati Katingan, Bupati Gunung Mas, Bupati Barito Selatan, Bupati Barito Timur, Bupati Murung Raya, Bupati Kapuas, serta Wali Kota Palangka Raya. Sedangkan 7 Bupati lainnya absen. Minimnya kehadiran menyebabkan rapat koordinasi tersebut akhirnya dibatalkan.

“Peningkatan PAD adalah tanggung jawab bersama antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota. Tanpa komitmen yang sama, sulit bagi kita untuk mencari peluang baru dan mewujudkan program pembangunan yang berkelanjutan,” tegas Gubernur Agustiar usai memimpin Upacara Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke-78 Tingkat Provinsi Kalteng di halaman Kantor Gubernur, Sabtu pagi.

Kekecewaan Gubernur juga mencuat dalam sambutannya saat upacara berlangsung. Ia menyayangkan absennya sebagian besar kepala daerah yang seharusnya hadir mendampingi dan memberikan dukungan langsung kepada peserta dari wilayah masing-masing.

“Acara ini adalah momentum penting bagi penguatan sektor koperasi dan UMKM kita. Kalau para pemimpinnya saja tidak hadir, bagaimana bisa kita berharap dukungan maksimal terhadap pelaku ekonomi di daerah?” ujarnya.

Upacara peringatan Harkopnas ke-78 itu sendiri berlangsung meriah dengan diawali parade peserta dari koperasi dan pelaku UMKM se-Kalteng, yang menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap kegiatan ekonomi kerakyatan.

Gubernur kembali menekankan pentingnya soliditas dan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kalau kita tidak kompak dan tidak serius dalam mengelola dan meningkatkan PAD, maka kita akan tertinggal. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi langkah nyata untuk kemajuan bersama. Jangan sampai hanya Gubernur yang berteriak, tapi kepala daerahnya diam,” tegasnya.

Ia menambahkan, Pemprov Kalteng tetap berkomitmen menjalin komunikasi intensif dan meningkatkan koordinasi lintas daerah guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Kalteng. ldw/ist