PEMKAB KAPUAS

DPMD Berhasil Cetak Lompatan Status Desa

40
×

DPMD Berhasil Cetak Lompatan Status Desa

Sebarkan artikel ini
DPMD Berhasil Cetak Lompatan Status Desa
Foto : Syaiful Fadjri, Kabid Kelembagaan Masyarakat Desa DPMD Kapuas

KUALA KAPUAS/TABENGAN.CO.ID- Kabupaten Kapuas mencatatkan pencapaian luar biasa dalam pembangunan desa dan kelurahan pada tahun 2025. Melalui inovasi “PROAKTIF” (Profil Desa/Kelurahan yang Akurat, Aktual, Terintegrasi, dan Partisipatif), kabupaten ini berhasil mentransformasi status klasifikasi seluruh desanya secara signifikan.

Inovasi yang digagas oleh Kepala Bidang Kelembagaan Masyarakat Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kapuas, Syaiful Fadjri, ini terbukti memberikan dampak langsung.

“Data Progres Profil Desa menunjukkan lonjakan kuantum pada tahun 2024. Dari 231 desa/kelurahan di Kabupaten Kapuas, sebanyak 179 desa masih berstatus “Swadaya” (berkembang rendah), tanpa ada satu pun desa yang berstatus “Swakarya” (menengah) atau “Swasembada” (maju/mandiri),” ujar Syaiful Fadjri, Selasa (11/11).

Namun, setelah implementasi PROAKTIF, data pada tahun 2025 menunjukkan hasil yang dramatis, yaitu Desa Swadaya 0 Desa, Desa Swakarya 216 Desa, Desa Swasembada 15 Desa

Pencapaian ini berarti 100% desa di Kabupaten Kapuas berhasil keluar dari status Swadaya dan naik kelas, bahkan melampaui target Perjanjian Kinerja tahun 2025 yang menargetkan hanya 2 Desa Swasembada.

Inovasi PROAKTIF dirancang untuk mengoptimalkan evaluasi perkembangan desa dengan memastikan data profil desa (prodeskel) yang akurat, selalu diperbarui (aktual), terintegrasi antar-OPD, dan disusun secara partisipatif.

Syaiful Fadjri menegaskan, keberhasilan ini adalah hasil kerja kolektif. Semua ini tidak bisa dicapai sendirian. Ini adalah hasil kerja keras tim PROAKTIF yang kompak di DPMD Kapuas, serta berkat arahan dan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Kapuas,” ujarnya.

Dukungan terhadap aksi perubahan ini datang dari berbagai pihak, termasuk surat dukungan resmi dari Bupati Kapuas HM Wiyatno, Sekda Usis I Sangkai, serta Kepala DPMD Kalteng H Aryawan.

Lebih lanjut, Syaiful yakin bahwa inovasi ini akan terus berlanjut dan memiliki potensi besar untuk diterapkan di daerah lain. “Kami yakin inovasi ini akan berkelanjutan, dan dengan adanya dukungan dari Pemprov Kalteng serta Kemendagri, PROAKTIF sangat mungkin untuk direplikasi oleh kabupaten/kota lain sebagai praktik baik dalam akselerasi penyusunan dan pendayagunaan data profil desa,” tutupnya.c-hr