Spirit Kalteng

Waspada Curah Hujan Masih Tinggi

55
×

Waspada Curah Hujan Masih Tinggi

Sebarkan artikel ini
Waspada Curah Hujan Masih Tinggi
ILUSTRASI/NET

*24 Pohon Tumbang dalam Sehari Akibat Angin Kencang

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir belum berdampak signifikan terhadap kondisi sungai di Kota Palangka Raya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat memastikan situasi kota masih relatif aman dari ancaman banjir, meski potensi bencana hidrometeorologi tetap diwaspadai.

Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya Hendrikus Satria Budi mengatakan, curah hujan tinggi memang masih berpotensi terjadi. Namun hingga kini, debit air sungai utama, khususnya Sungai Rungan, masih berada pada ambang aman.

“Memang saat ini masuk kategori bencana hidrometeorologi karena curah hujan masih tinggi. Tetapi kondisi sungai yang ada di Kota Palangka Raya masih bertahan dan belum menunjukkan tanda-tanda meluap,” katanya.

Hendrikus menyampaikan, akibat cuaca ektrem dan hujan tinggi di wilayah Kota Palangka Raya hanya genangan air yang muncul di sejumlah titik dan masih bersifat sementara. Hal tersebut menjadi fokus penanganan pemerintah kota.

“Walaupun tingginya curah hujan yang terjadi hanya genangan, bukan banjir. Ini menjadi perhatian serius pemerintah kota, terutama dalam hal percepatan normalisasi drainase,” ujarnya.

Ia menjelaskan, upaya penanganan genangan dan mitigasi bencana dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai perangkat daerah. Kolaborasi lintas instansi terus dilakukan agar penanganan di lapangan berjalan cepat dan efektif.

“Kami bekerja bersama Satpol PP sebagai leading sector, kemudian didukung Perkim, Dinas PUPR, DLH, serta BPBD. Semua bergerak sesuai tugas masing-masing,” jelasnya.

Di sisi lain, hujan lebat yang disertai angin kencang turut memicu kejadian pohon tumbang di sejumlah lokasi. BPBD mencatat dalam kurun waktu satu hari terdapat 24 kejadian pohon tumbang yang sebagian menimbulkan kerusakan material.

“Kondisi angin kencang ini cukup berbahaya, terutama bagi pohon-pohon besar di pinggir jalan dan kawasan padat aktivitas. Dalam satu hari kemarin, tercatat ada 24 kejadian pohon tumbang,” ungkapnya.

Sebagai langkah pencegahan, BPBD terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah provinsi dan instansi terkait, termasuk unsur kehutanan, untuk melakukan pemangkasan dan penebangan pohon yang dinilai rawan membahayakan keselamatan warga.

“Kami berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk dari provinsi dan kehutanan, untuk mengantisipasi risiko dengan pemangkasan atau penebangan pohon yang berpotensi tumbang,” ucapnya.

BPBD Kota Palangka Raya mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai angin kencang, serta segera melaporkan kejadian darurat kepada petugas berwenang.

“Jika terjadi kondisi darurat seperti pohon tumbang, banjir, atau kejadian lain yang membahayakan keselamatan, masyarakat diharapkan segera melapor kepada BPBD atau aparat terkait agar bisa segera ditangani,” pungkasnya. dte