-
Spirit Kalteng

‎Sukacita Ibadah dan Perayaan Natal Kerukunan Warga Bukit Rawi di Gereja Sakatik

459
×

‎Sukacita Ibadah dan Perayaan Natal Kerukunan Warga Bukit Rawi di Gereja Sakatik

Sebarkan artikel ini

Prof Dr Ir Bambang Lautt: Natal menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat kebersamaan warga Bukit Rawi.

-

PUJIAN-Perayaan Pesta Natal Kerukunan Warga Bukit Rawi berlangsung khidmat yang dilaksanakan di gereja Sakatik kota Palangka Raya. Sabtu (3/1). FOTO TABENGAN/ADE

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID– Suasana penuh suka cita dan kebersamaan mewarnai Perayaan Natal Pesta Mahaga Alem Barasih 2025 dan Tame Nyelo Taheta* 2026 yang digelar keluarga besar Kerukunan Warga Bukit Rawi di Gereja Sakatik, Palangka Raya, Sabtu (3/1). Sekitar 1.200 jemaat tampak memadati gereja, mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kegembiraan dan penghayatan iman.

‎‎Perayaan Natal ini mengusung tema “Hatala Dumah Uka Manyalamat Hapus Keluarga” (Bdk. Matius 1:21–24) dengan sub tema “Kahinje, Kapakat Tuntang Berkat, Inampuhak Hatalla Akan Gagenep Keluarga Kerukunan Warga Bukit Rawi”. Tema tersebut menjadi pengingat akan kasih dan keselamatan Tuhan yang menghadirkan damai, persaudaraan, serta berkat bagi seluruh keluarga besar warga Bukit Rawi.

‎Rangkaian ibadah berlangsung khidmat sekaligus semarak melalui puji-pujian dan pembacaan firman Tuhan, di antaranya dari Kitab Yesaya 9:1–3, Lukas 2:1–7, dan Lukas 2:8–14. Persembahan pujian dari jemaat dan panitia semakin menghidupkan suasana Natal yang penuh kegembiraan.

‎Ketua Panitia Perayaan Natal, Prof. Dr. Ir. Bambang Laut, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jemaat dan panitia atas kebersamaan dan partisipasi aktif sehingga perayaan dapat terlaksana dengan baik dan meriah.

Menurutnya, Natal menjadi momentum penting untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan semangat kebersamaan warga Bukit Rawi.

‎‎“Perayaan Natal ini menjadi sukacita bersama. Kehadiran jemaat yang begitu banyak menunjukkan semangat persaudaraan dan iman yang kuat,” ujarnya.

‎‎Perayaan semakin meriah dengan kehadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, Asisten III Setda Pulang Pisau, Andriani. Kehadiran tersebut disambut hangat oleh jemaat sebagai wujud kebersamaan antara masyarakat dan pemerintah.

‎“Kami merasa sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran perwakilan pemerintah. Harapannya, ke depan perayaan Natal seperti ini dapat terus berkembang sehingga masyarakat semakin merasakan suka cita Natal yang lebih besar,” ungkapnya.

‎‎Ibadah Natal juga diisi dengan persembahan pujian “Juruselamat Ain Itah” dari Mamputan Gade Soekah yang menambah kekhidmatan dan kehangatan perayaan.

Doa syafaat dipimpin oleh Dr. Mihing Zakharia, dilanjutkan penyampaian firman Tuhan oleh Pdt. Miranti. Jemaat diajak untuk saling bergandengan tangan sebagai simbol kebersamaan, penyerahan diri, dan pengharapan kepada Tuhan.

‎“Melalui doa, kita memohon agar Tuhan selalu menyertai, melindungi, dan menuntun kita menuju Kerajaan Sorga, Tuhan yang telah menghapus segala dosa kita,” disampaikan dalam ibadah tersebut.

‎Sementara itu, Ketua Kerukunan Warga Bukit Rawi, Yulian Sulat, menilai perayaan Natal yang ketiga kalinya ini berlangsung sangat luar biasa dan menjadi yang paling meriah, baik dari jumlah kehadiran jemaat maupun kualitas perayaan.

‎‎“Hari ini diikuti sekitar 1.200 jemaat. Kami sangat bersyukur melihat semangat kebersamaan warga melalui kegiatan kerohanian seperti ini, yang nantinya juga berdampak positif dalam kehidupan kerja dan pendidikan,” katanya.

‎‎Ia berharap perayaan Natal ini menjadi sumber semangat baru memasuki tahun 2026 serta mempererat keakraban dan kerukunan, sebagaimana pesan kasih yang diajarkan Tuhan.

‎‎“Kita bersama-sama membangun kampung halaman kita. Walaupun sudah berhasil di kota, kampung tidak boleh dilupakan. Kita juga memberi motivasi kepada keluarga di kampung agar terus maju,” tuturnya.

‎Perayaan Natal Kerukunan Warga Bukit Rawi berlangsung tertib, aman, dan penuh suka cita. Acara ditutup dengan pembagian doorprize yang telah disiapkan panitia, menambah kegembiraan jemaat dalam merayakan kelahiran Yesus Kristus. mak

‎

‎

 

 

-
-
-