-
Hukrim

Si Jago Merah Lahap Rumah Warga di Jalan Markus Paul, Asal Api Diduga dari Atap

392
×

Si Jago Merah Lahap Rumah Warga di Jalan Markus Paul, Asal Api Diduga dari Atap

Sebarkan artikel ini
KEBAKARAN-Petugas Damkar bersama relawan melakukan pemadaman di sebuah rumah Jalan Markus Paul, Kelurahan Sabaru, Senin (5/1) siang.FOTO TABENGAN/TIO
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID- – Satu unit rumah warga di Jalan Markus Paul, Kelurahan Sabaru, dilalap si jago merah pada Senin (5/1) siang. Kebakaran tersebut mengundang kepanikan warga sekitar yang berupaya meminta pertolongan sesaat setelah api terlihat membesar.

Saksi mata bernama Fauzah mengungkapkan, sebelum melihat kebakaran, ia sempat mendengar teriakan warga yang meminta tolong. Penasaran dengan kondisi tersebut, Fauzah kemudian keluar rumah dan melihat kepulan asap tebal membumbung dari sebuah rumah tetangganya.

“Awalnya saya dengar ada yang teriak minta tolong. Pas saya keluar rumah, kepulan asap sudah terlihat dan api muncul dari bagian atap,” ungkapnya saat diwawancarai Tabengan.

Melihat kondisi tersebut, Fauzah mengaku segera menghubungi kerabatnya yang bekerja di Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya agar kejadian tersebut cepat ditangani.

Tak berselang lama, petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya tiba di lokasi untuk melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dikendalikan agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Petugas DPKP Kota Palangka Raya, Sucipto, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia mengatakan, laporan kebakaran diterima melalui layanan darurat 112.

“Setelah menerima laporan, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pemadaman dan pengamanan area,” katanya.

Dalam penanganan kejadian itu, DPKP turut dibantu sejumlah unsur terkait, di antaranya Satpol PP, Polri, BPBD, PLN, Dinas Perhubungan, relawan pemadam kebakaran, serta tim siaga 112 dari tingkat kecamatan dan kelurahan.

Sucipto menambahkan, hingga berita ini diturunkan, petugas masih melakukan pendataan di lokasi. Penyebab kebakaran serta nilai kerugian material masih dalam proses penyelidikan.

“Hingga saat ini petugas masih melakukan penanganan di lokasi. Penyebab kebakaran dan besar kerugian masih dalam pendataan,” tambahnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan permukiman padat, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan 112 agar dapat ditangani dengan cepat. dte

 

-
-
-