KUALA KURUN/TABENGAN.CO.ID – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong kembali mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gumas agar senantiasa menjunjung tinggi disiplin dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Jaya Monong saat memberikan arahan kepada ASN dalam upacara besar Pemkab Gumas yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Gumas. Ia menekankan bahwa disiplin merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan berintegritas.
“Disiplin adalah napas pelayanan. Tanpa disiplin, pelayanan tidak akan berjalan dengan baik,” tegas Bupati Jaya Monong di hadapan para ASN, Senin (5/1).
Menurutnya, disiplin tidak dapat dimaknai secara sempit hanya sebatas kehadiran tepat waktu di kantor atau sekadar melakukan presensi melalui sistem yang telah disediakan. Lebih dari itu, disiplin adalah komitmen dari hati untuk menjalankan tugas secara bertanggung jawab dan profesional.
Ia menjelaskan, kehadiran fisik tanpa diiringi dengan kesungguhan bekerja tidak akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, ASN dituntut untuk benar-benar berada di tempat tugas dan memberikan pelayanan secara maksimal selama jam kerja.
“Saya tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan masyarakat terkait pelayanan yang lambat hanya karena petugas tidak berada di tempat saat dibutuhkan,” tegasnya.
Bupati Jaya menilai, pelayanan publik yang lambat dan tidak optimal dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Padahal, kepercayaan publik merupakan modal penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan daerah.
Ia juga mengingatkan ASN memiliki peran strategis sebagai wajah pemerintah di mata masyarakat. Sikap, perilaku, dan etos kerja ASN akan menjadi cerminan langsung dari kualitas tata kelola pemerintahan di Kabupaten Gumas.
“ASN Gunung Mas harus menjadi contoh bagi masyarakat, terutama dalam hal ketaatan terhadap aturan, etika kerja, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Bupati Jaya Monong menambahkan, disiplin ASN tidak hanya berdampak pada kualitas pelayanan, tetapi juga berpengaruh terhadap efektivitas program dan kebijakan pemerintah daerah. Program yang baik tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan aparatur yang disiplin dan berkomitmen.
Selain itu, ia menekankan pentingnya kesadaran pribadi setiap ASN untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kompetensi, serta menanamkan nilai-nilai pengabdian dalam bekerja. Jaya berharap, melalui penegasan ini, seluruh ASN di Kabupaten Gumas dapat semakin meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam melayani masyarakat, sehingga tercipta pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berkeadilan.
“Jika disiplin sudah menjadi budaya kerja, maka pelayanan yang prima bukan lagi sekadar slogan, tetapi menjadi kenyataan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tutupnya. c-hen











