PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang kawasan Pasar Wadai Ramadhan di Jalan Ais Nasution, Kota Palangka Raya, Minggu (1/3/2026) malam. Akibatnya, tujuh tenda pedagang dilaporkan roboh dan mengalami kerusakan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB, saat sebagian besar aktivitas jual beli mulai berakhir. Beruntung, mayoritas pedagang sudah meninggalkan lokasi sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Salah satu pedagang, Mariana (53), menyampaikan bahwa saat malam hari, hujan ektrem mengguyur kawasan tersebut. Sehingga tenda yang ditempatinya ambruk untuk kedua kalinya.
“Sekitar jam setengah sepuluh malam tadi kejadiannya. Sudah dua kali dibenahi, tapi roboh lagi. Memang karena angin kencang sama hujan deras,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi rangka dan material tenda memang sudah tidak cukup kokoh untuk menghadapi cuaca ekstrem. Sebelumnya, pihaknya telah menyampaikan harapan agar dilakukan penggantian dengan konstruksi yang lebih kuat.
“Sebenarnya sudah nggak layak lagi. Tahun kemarin juga sudah disampaikan kalau bisa diganti saja,” ungkapnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan beberapa lapak mengalami kerusakan pada bagian rangka dan terpal penutup. Sejumlah pedagang tampak bergotong royong membereskan sisa-sisa material yang rusak sambil menunggu proses perbaikan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagangan Palangka Raya Samsul Rizal, membenarkan adanya tujuh tenda yang terdampak angin ribut tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari petugas di lapangan tidak lama setelah kejadian.
“Informasi yang kami terima, sekitar tujuh tenda terdampak angin kencang tadi malam. Saat ini tim sudah melakukan perbaikan agar bisa segera digunakan kembali,” katanya.
Ia menargetkan proses pembenahan dapat diselesaikan secepatnya, mengingat para pedagang tetap ingin berjualan selama bulan Ramadan. Pihaknya juga telah meminta penambahan tenaga agar perbaikan bisa rampung dalam waktu singkat.
“Kami upayakan sore ini sudah bisa dipakai lagi. Mudah-mudahan selesai hari ini supaya aktivitas jual beli tidak terganggu,” tambahnya.
Meski demikian, ia memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Kalau yang sebelumnya bukan karena angin. Yang sekarang memang murni akibat angin kencang dan hujan deras. Mungkin dari situ juga menjadi pemasukan untuk kegiatan ke depan,” pungkasnya. dte





