PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Tengah, Andina Thresia Narang, kembali turun langsung menyambangi masyarakat di Kabupaten Katingan. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi warga sekaligus melaporkan kinerja selama setahun menjabat di Senayan.
Kunjungan kali ini dilaksanakan di Desa Samba Danum, Kecamatan Katingan Tengah. Kegiatan yang digelar di kediaman Ketua DPC Partai Nasdem Tumbang Samba, Selasa (3/3). itu dihadiri lebih dari 200 warga yang tampak antusias mengikuti jalannya acara. Andina didampingi anggota DPRD Kabupaten Katingan, Winda Natalia, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Selanjutnya, agenda dilanjutkan ke Desa Tumbang Manggu, Kecamatan Sanaman Mantikei. Bertempat di GOR desa setempat, kegiatan tersebut dihadiri lebih dari 300 warga, termasuk perwakilan pemerintah kecamatan dan masyarakat dari sejumlah desa terdekat.
Dalam sambutannya, Srikandi Fraksi Nasdem ini menyampaikan laporan kerja sebagai wakil rakyat dari Kalimantan Tengah di DPR RI. Ia memaparkan sejumlah kegiatan dan fungsi pengawasan yang telah dijalankan selama satu tahun terakhir.
“Saya datang bukan hanya untuk bersilaturahmi, tetapi juga untuk mempertanggungjawabkan apa yang sudah saya kerjakan selama satu tahun ini sebagai wakil masyarakat Kalimantan Tengah di DPR RI,” ujar Andina di hadapan warga Desa Samba Danum.
Ketua umum Garnita Malahayati ini menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan menyalurkan program-program pemerintah pusat agar tepat sasaran dan mampu meringankan beban masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Beberapa program yang disosialisasikan antara lain Program Indonesia Pintar (PIP), program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani.
“Di Kecamatan Sanaman Mantikei ini mayoritas masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Karena itu, bantuan alsintan dan dukungan program pusat harus benar-benar kita perjuangkan agar produktivitas petani meningkat,” kata Andina.
Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait kondisi jalan penghubung antar-desa yang mengalami kerusakan. Menanggapi hal tersebut, Andina menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten.
“Kita akan tetap kawal dan komunikasikan dengan pemerintah daerah, karena sinergi pusat dan daerah sangat penting untuk mempercepat pembangunan,” tuturnya.
Selain infrastruktur jalan, warga juga mengeluhkan keterbatasan akses listrik di beberapa wilayah desa. Andina menyatakan akan berkoordinasi dengan rekan-rekannya di lintas komisi serta kader Partai Nasdem di berbagai tingkatan untuk membantu mendorong solusi atas persoalan tersebut.
Kehadiran langsung anggota DPR RI di desa-desa terpencil itu mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah warga mengaku baru kali ini didatangi wakil rakyat tingkat pusat untuk berdialog secara langsung.
“Ini pertama kalinya ada anggota DPR RI yang benar-benar turun dari desa ke desa untuk mendengar langsung keluhan kami,” ujar salah seorang warga di Tumbang Manggu.
Kunjungan tersebut menegaskan pendekatan politik yang menitikberatkan pada kehadiran langsung di tengah masyarakat. Bagi Andina, penyerapan aspirasi tidak cukup dilakukan melalui laporan tertulis, melainkan harus dengan mendengar dan menyaksikan langsung kondisi di lapangan.
“Saya ingin memastikan suara masyarakat di pelosok Katingan ini benar-benar sampai dan diperjuangkan di tingkat pusat,” tandasnya jef/red











