PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Menyongsong tradisi mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya mulai bersiap memastikan kelancaran arus penumpang. Plt Executive General Manager (EGM) Bandara Tjilik Riwut, I Made Darmawan, mengonfirmasi bahwa pihaknya akan resmi mengoperasikan Posko Angkutan Lebaran mulai 12 Maret 2026.
Pembukaan posko ini bertujuan untuk memantau pergerakan penumpang, meningkatkan pengawasan keamanan, serta memberikan pelayanan optimal bagi pemudik yang menggunakan jasa transportasi udara di Kalimantan Tengah.
Meski bulan Ramadan mulai memasuki fase persiapan mudik, I Made Darmawan menyampaikan hingga saat ini belum terlihat lonjakan penumpang yang mencolok. Aktivitas di terminal keberangkatan maupun kedatangan terpantau masih normal.
“Untuk penumpang saat ini masih stabil seperti hari-hari biasa. Biasanya memang ada kenaikan saat memasuki H-10 lebaran, namun diprediksi peningkatannya tidak terlalu signifikan,” ujar I Made kepada Tabengan, Kamis (5/3/2026).
Berdasarkan data operasional Bandara Tjilik Riwut, rata-rata volume lalu lintas manusia masih berada pada angka standar harian. I Made merinci bahwa jumlah pengguna jasa bandara berada di kisaran: Rata-rata Penumpang: 900 hingga 1.100 pax (penumpang) per hari.
Pihak manajemen bandara memprediksi angka ini akan terus bertahan hingga mendekati puncak arus mudik. Walaupun pertumbuhan penumpang diprediksi landai, seluruh fasilitas bandara dan personel keamanan dipastikan dalam kondisi siap siaga untuk mengantisipasi dinamika di lapangan.
Sebagai informasi tambahan, meskipun Idulfitri 1447 H jatuh pada tahun 2026, persiapan teknis di lapangan tetap mengacu pada standar pelayanan minimum (SPM) transportasi udara nasional guna menjamin keselamatan dan kenyamanan pemudik. rmp/red











