Ket Foto-Secara Simbolis Kalapas Kelas IIB Pangkalan Bun menyerahkan SK Remisi Idul Fitri 1447 HijriahFOTO TABENGAN/YULIA
Pangkalan Bun/Tabengan.co.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun melaksanakan kegiatan penyerahan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) pada hari Sabtu (21/03/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lapas Pangkalan Bun usai pelaksanaan Shalat Idul Fitri bersama.
Adapun penyerahan remisi tersebut dilaksanakan setelah seluruh petugas dan warga binaan yang beragama Islam mengikuti Shalat Idul Fitri secara berjamaah. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Idul Fitri di lingkungan Lapas Pangkalan Bun yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun Drs Dawa’i, M.A menyampaikan dalam pelaksanaan penyerahan Surat Keputusan (SK) Remisi dilakukan secara simbolis kepada 3 (tiga) orang warga binaan sebagai perwakilan penerima remisi.
Dimana lanjutnya, Pemberian remisi ini merupakan bentuk apresiasi negara kepada warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku ke arah yang lebih baik selama menjalani masa pidana.
Adapun jumlah warga binaan Lapas Pangkalan Bun yang menerima Remisi Khusus Idul Fitri tahun ini sebanyak 385 orang, dengan rincian Remisi Khusus I (RK I) sebanyak 382 orang dan Remisi Khusus II (RK II) sebanyak 3 orang.
Dawa’i menyampaikan juga bahwa pemberian remisi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri.
“Remisi ini merupakan bentuk penghargaan atas perilaku baik yang telah ditunjukkan oleh warga binaan. Kami berharap hal ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kedisiplinan, mengikuti program pembinaan dengan baik, serta menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” ujarnya.
Seluruh rangkaian kegiatan penyerahan Remisi Khusus Hari Raya Idul Fitri 1447 H di Lapas Pangkalan Bun berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Melalui momentum ini diharapkan warga binaan dapat semakin siap untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab. (Yulia)











