-
Hukrim

DITLANTAS POLDA KALTENG-Lonjakan Arus Balik Diperkirakan Jumat dan Sabtu

186
×

DITLANTAS POLDA KALTENG-Lonjakan Arus Balik Diperkirakan Jumat dan Sabtu

Sebarkan artikel ini
Dirlantas Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya. FOTO HMS DITLANTAS
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Satuan Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memantau setiap perkembangan arus mudik maupun balik di Kalteng selama Operasi Ketupat Telabang yang berfokus untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1447 H, sejak 13 Maret sampai 25 Maret 2026.

‎‎Sebanyak 2.373 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan perayaan Idulfitri 1447 H, di seluruh wilayah Kalteng. Meski tanggal 25 Maret 2026 operasi secara resmi berakhir, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan memutuskan untuk memperpanjang operasional sejumlah pos pengamanan di wilayah yang terbilang rawan. Hal tersebut guna mengantisipasi lonjakan arus balik dan kunjungan ke tempat wisata.

‎‎Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Kalteng Kombes Pol Yusep Dwi Prastiya mengatakan, terhitung sampai tanggal 25 Maret 2026 situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) maupun keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) terpantau aman dan kondusif.

‎‎Selanjutnya, arus mudik moda  transportasi darat  terhitung di tahun 2025 sebanyak sebanyak 21.700 saat ini di tahun 2026 mengalami penurunan  beberapa persen yaitu sekitar 21.200. Namun, moda transportasi laut/air mengalami lonjakan kenaikan yang sangat signifikan dengan kurang lebih 100 persen pemudik.

‎‎”Untuk moda transportasi laut mengalami lonjakan yang sangat tinggi hampir seratus persen kenaikannya. Tentu ini juga menjadi gambaran bahwa masyarakat saat ini sudah cenderung mudik dengan menggunakan moda transportasi air/laut,” katanya.

‎‎Sementara itu, untuk moda transportasi udara mengalami adanya penurunan, hal tersebut terpantau pada penerbangan di sejumlah bandar udara yang ada di Kalteng saat ini.

‎‎”Baik itu di Palangka Raya, Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kotawaringin Barat (Kobar) penerbangan antarprovinsi ataupun antarkota juga mengalami penurunan, kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) apakah yang menjadi penyebab dan faktor-faktor yang memengaruhinya,” tuturnya.

‎‎Kombes Pol Yusep juga menyampaikan, saat ini tingkat mobilisasi masyarakat masih cenderung tinggi dengan arus balik yang akan melonjak dalam beberapa hari terakhir.

‎‎”Diperkirakan puncak arus balik adalah di hari Jumat s/d Sabtu, jadi kami mengimbau kepada masyarakat dengan tingginya mobilisasi untuk tingkat kerawanan-kerawanan juga akan semakin tinggi, untuk masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara,” ujarnya.

‎‎Selama berlangsungnya Operasi Ketupat Telabang 2026 kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) dibandingkan tahun sebelumnya di 2025 cenderung mengalami penurunan yakni dengan 35 kasus lakalantas, 7 meninggal dunia, 10 luka berat, dan dan 26 luka ringan.

‎‎”Lakalantas secara kuantitatif mengalami penurunan dibandingkan data 2025 lalu, yaitu sebanyak 28 kejadian kecelakaan lalulintas, dari kasus kecelakaan tersebut sebanyak 14 orang dilaporkan meninggal dunia yang kemudian mengalami kenaikan 50 persen dibanding data tahun 2025,” ungkapnya.

‎‎‎‎”Ini akan menjadi evaluasi kita dan Direktorat untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. mak/red

 

-
-
-