Hukrim

Pelajar 15 Tahun Tenggelam di Sungai Tualan Parenggean

120
×

Pelajar 15 Tahun Tenggelam di Sungai Tualan Parenggean

Sebarkan artikel ini
Pelajar 15 Tahun Tenggelam di Sungai Tualan Parenggean
TENGGELAM-Seorang pelajar berusia 15 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Tualan, wilayah Pasar Parenggean, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (27/4). FOTO TABENGAN/MAYA

SAMPIT/TABENGAN.CO.ID-Seorang pelajar berusia 15 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Tualan, wilayah Pasar Parenggean, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, Senin (27/4). Korban diketahui bernama Andika Sifa Alfianur bin Untung Supriadi, siswa MTsN Al Fajar.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim Multazam mengatakan pihaknya mendapatkan informasi kejadian sekitar pukul 12.47 WIB, atau sekitar 30 menit setelah peristiwa terjadi. Lokasi kejadian berada di sekitar Jalan Sartika, kawasan Pasar Parenggean.

Upaya pencarian langsung dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari pihak kecamatan, Polsek Parenggean, masyarakat setempat, serta para relawan.” Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur juga segera berkoordinasi dengan tim dari Pos SAR Sampit dan bergerak menuju lokasi kejadian,” ujarnya.

Selain melakukan pencarian, lanjutnya petugas juga mengumpulkan informasi tambahan terkait kronologi kejadian serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan relawan di lapangan.

Setelah beberapa jam pencarian, korban akhirnya berhasil ditemukan pada pukul 15.09 WIB dalam kondisi tidak bernyawa.

Selanjutnya, korban dievakuasi ke Rumah Sakit Pratama Parenggean untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam operasi tersebut, tim gabungan mengerahkan sejumlah sarana dan prasarana, di antaranya satu unit perahu karet lengkap dengan motor, dayung dan pelampung, kantong jenazah, bahan bakar, satu unit kendaraan rescue, genset dan lampu penerangan, serta perlengkapan pendukung lainnya.

“Kami mengimbau masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja, untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai guna mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pesannya. may/jsi-red