-
Hukrim

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Bukit Batu Resmi Ditutup

95
×

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Bukit Batu Resmi Ditutup

Sebarkan artikel ini
PENCARIAN-Tim SAR gabungan beristirahat di posko setelah melakukan pencarian. FOTO HMS BASARNAS
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Operasi pencarian terhadap lansia bernama Endang Suarman yang hilang di kawasan hutan Kelurahan Habaring Hurung, Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, resmi dihentikan, Senin (11/5/2026).

Tim SAR gabungan menutup operasi setelah melakukan pencarian selama beberapa hari namun belum menemukan keberadaan korban.

Koordinator Lapangan Basarnas Palangka Raya Heru Kristianto mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan untuk mencari korban, termasuk penyisiran kawasan hutan hingga penggunaan drone thermal.

“Tim SAR gabungan sudah melakukan penyisiran kawasan hutan dengan radius kurang lebih 30 kilometer dan dibantu drone thermal untuk melakukan pencarian melalui udara,” ujarnya, Selasa (12/5/2026).

Korban diketahui meninggalkan rumah di Desa Tangkiling pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 08.00 WIB untuk mencari kayu di kawasan hutan, seperti aktivitas yang biasa dilakukannya.

Namun hingga malam hari korban tidak kunjung pulang. Keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian mandiri sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas Palangka Raya.

Sejak laporan diterima, operasi SAR gabungan langsung dilakukan dengan menyisir sejumlah titik di kawasan hutan, termasuk area yang sulit dijangkau.

Pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya bersama personel Brimob Polda Kalteng, BPBD Kota Palangka Raya, aparat kelurahan dan masyarakat setempat.

Meski pencarian dilakukan secara intensif, korban belum berhasil ditemukan.

“Upaya yang kami lakukan sampai saat ini, korban masih belum ditemukan atau nihil,” kata Heru.

Ia menambahkan, penghentian operasi SAR dilakukan setelah koordinasi bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat sesuai prosedur batas waktu pencarian.

“Kami telah berkoordinasi dengan pihak keluarga korban dan pemerintah desa setempat, kemudian sepakat menutup operasi SAR pencarian,” tutupnya. mak/redfwa

 

-
-
-