PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Pembukaan Kalteng Expo 2026 yang dirangkai dengan pembukaan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) berlangsung meriah dan penuh semangat, menandai geliat kebangkitan ekonomi kreatif di Bumi Tambun Bungai. Event tahunan ini resmi dibuka oleh Gubernur Kaltng Agustiar Sabran pada Minggu (17/5/2026), menghadirkan beragam potensi unggulan daerah yang memikat perhatian pengunjung sejak hari pertama.
Berlokasi di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, expo ini menjadi etalase kekayaan alam sekaligus kreativitas masyarakat Kalteng. Berbagai produk hasil olahan ditampilkan, mulai dari kerajinan tangan khas daerah hingga aneka kuliner lokal yang menggugah selera. Stand-stand pameran dipenuhi pengunjung yang antusias melihat langsung inovasi produk berbasis sumber daya alam yang diolah dengan sentuhan kearifan lokal.
Kota Palangka Raya menjadi salah satu peserta yang tampil mencolok dalam ajang tersebut. Dengan mengusung kekayaan alam yang melimpah, ibu kota provinsi ini menghadirkan beragam produk unggulan seperti anyaman purun yang diolah menjadi tas, tikar dan lainnya, pernak-pernik khas daerah yang diolah menjadi gelang, kalung dan cincin, batik bercorak lokal, hingga kopi Dayak yang memiliki cita rasa khas dan semakin diminati pasar.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan, keikutsertaan Pemerintah Kota dalam Kalteng Expo 2026 bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan bentuk nyata dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif di daerah.
Menurutnya, ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan potensi lokal kepada masyarakat luas, termasuk para investor yang hadir.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Palangka Raya memiliki banyak potensi yang siap dikembangkan. Tidak hanya dari sisi budaya dan kerajinan, tetapi juga produk olahan yang memiliki nilai jual tinggi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Fairid menambahkan bahwa expo ini juga menjadi sarana penting dalam memperkuat sinergi pembangunan antardaerah di Kalteng. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas di berbagai sektor.
Kehadiran berbagai pelaku usaha, perajin, hingga investor dalam Kalteng Expo 2026 menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif memiliki peran penting sebagai motor penggerak perekonomian daerah.
“Selain menjadi ruang promosi, kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran ide dan inovasi yang dapat meningkatkan daya saing produk lokal di tingkat nasional bahkan internasional,” imbuhnya.
Dengan semaraknya pembukaan dan tingginya antusiasme masyarakat, Kalteng Expo 2026 diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi Kalteng secara keseluruhan. nws/fwa-red











