-
Spirit Kalteng

Hingga Juni 2026, Di Kobar Ada 13 SPPG Melayani 30.468 Penerima Manfaat 

333
×

Hingga Juni 2026, Di Kobar Ada 13 SPPG Melayani 30.468 Penerima Manfaat 

Sebarkan artikel ini
Ket Foto  Badan Gizi Nasional Kabupaten Kobar ketika menerima kunjungan dari BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah. FOTO TABENGAN/YULIA 
-

PANGKALAN BUN/TABENGAN.CO.ID – Hingga bulan Juni 2026, data dari Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kotawaringin Barat tercatat 30.468 Penerima manfaat dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), dimana program ini merupakan program prioritas dibawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hal tersebut diatas disampaikan oleh Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kabupaten Kotawaringin Barat Maulina Pravangesti.

Menurut Maulina, untuk wilayah Kobar hingga saat ini terdapat 13 dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang beroperasional dan tersebar di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Arut Selatan, Kumai dan Kecamatan Pangkalan Banteng.

“Hingga bulan Juni 2026 ,SPPG yang ada yang telah aktif operasional ada 13 SPPG , dimana SPPG ini sudah melayani sekitar 25.774 untuk kategori peserta didik, dan 4.694 untuk kategori non peserta didik yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” kata Maulina Pravangesti kepada Tabengan, Selasa (16/6/2026).

Maulina pun merinci jumlah dapur SPPG yang tersebar di 3 Kecamatan di Kobar, yakni untuk kecamatan Arut Selatan ada 8 SPPG, Kumai 4 SPPG yang sudah operasional yakni 2 SPPG di pesisir yakni kubu dan sebuai timur dan Kecamatan Pangkalan Banteng ada 1 SPPG.

“Sementara itu untuk dapur SPPG yang belum aktif operasional sudah ada SK SPPG nya ada 2 dan masih menunggu tahapan administrasi dari pusat,” ujar Maulina.

Maulina pun mengakui hingga saat ini desa desa di Kobar belum sepenuhnya menerima pemanfaatan dari Program MBG tersebut karena masih dalam bertahap dan  menunggu arahan terbaru dari BGN Pusat.Sebab dari 81 desa dan 13 Kelurahan se Kobar baru beberapa desa saja yang menerima pemanfaatan program MBG.

Lanjutnya juga termasuk ada wacana pengelolaan MBG ini akan melibatkan dapur sekolah, pihaknya masih menunggu arahan dari pusat.

“Kami akui belum semua desa di Kobar ini menerima manfaat program MBG, karena secara teknis kami menunggu arahan terbaru dari BGN Pusat, sementara ini untuk MBG ke desa baru mencakup beberapa desa saja seperti di Sebuai Timur yang melayani 4 desa yakni desa Sebuai, Sebuai timur, Keraya dan desa Bogam semua desa ini masuk wilayah Kecamatan Kumai,” ujar Maulina. yulia/jsi-red

 

 

 

-
-
-