-
PEMKO PALANGKA RAYA

Kebakaran Gang Sari 45, Pemko Gerak Capat, Fokus Penanganan Korban dan Sekolah Terdampak

190
×

Kebakaran Gang Sari 45, Pemko Gerak Capat, Fokus Penanganan Korban dan Sekolah Terdampak

Sebarkan artikel ini
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Kepulan asap pekat membumbung tinggi di langit Jalan Dr. Murjani, Gang Sari 45, Kota Palangka Raya, saat kobaran api melahap sejumlah rumah warga pada Minggu, (12/7). Kepanikan menyelimuti kawasan permukiman ketika warga berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang berharga di tengah amukan si jago merah.

Menanggapi peristiwa tersebut, Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan pemerintah daerah telah menginstruksikan dinas terkait untuk segera turun ke lokasi guna melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan aparat berwenang.

“Ini memang kita mendengar ada kebakaran di daerah Gang Sari. Saat ini dinas terkait sedang meninjau ke sana untuk melihat seperti apa kondisinya, kemudian akan berkoordinasi dengan aparat untuk memastikan penyebab kebakaran,” ujar Achmad Zaini.

Ia menambahkan, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin dijadwalkan langsung mengunjungi lokasi kebakaran untuk melihat kondisi warga terdampak serta memastikan langkah penanganan yang diperlukan.

“Pak Wali rencananya yang akan meninjau ke sana,” katanya.

Selain kerugian yang dialami warga, pemerintah juga menaruh perhatian terhadap dampak kebakaran terhadap dunia pendidikan, padahal kegiatan belajar mengajar dijadwalkan mulai berlangsung esok hari.

“Kita tentu sangat prihatin. Besok sudah mulai tahun ajaran baru, seharusnya seluruh sekolah sudah mempersiapkan kegiatan belajar mengajar,” ungkapnya.

Menurut Achmad Zaini, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Pendidikan akan segera berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menentukan solusi terbaik agar proses pembelajaran tetap berjalan.

“Nanti Dinas Pendidikan akan mendiskusikan dan mencarikan solusi bersama pihak sekolah. Apakah sementara siswa akan dititipkan ke ruang lain atau seperti apa, kita lihat dulu kondisi di lapangan bagaimana,” jelasnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran mengingat Kota Palangka Raya kini telah memasuki musim kemarau dengan kondisi cuaca yang semakin kering.

“Curah hujan sudah sangat berkurang, kondisi cuaca dan kelembapan juga semakin kering. Karena itu kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran harus dihindari, baik kebakaran lahan maupun kebakaran di kawasan permukiman,” katanya.

Ia juga mengimbau warga untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan peralatan listrik di rumah.

“Hati-hati menggunakan peralatan listrik yang berpotensi menyebabkan kebakaran. Tolong cek dan recheck sebelum meninggalkan rumah,” pungkasnya. (nws)

 

 

-
-
-