-
PEMKO PALANGKA RAYA

Wali Kota Fairid Gelar Konser Amal HUT Palangka Raya, Bantu Warga Lewat Bedah Rumah

164
×

Wali Kota Fairid Gelar Konser Amal HUT Palangka Raya, Bantu Warga Lewat Bedah Rumah

Sebarkan artikel ini
GALANG DANA- Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin saat menyampaikan sambutan di konser amal dalam rangka HUT Kota Palangka Raya. FOTO TABENGAN/ANITA WIDYANINGSIH
-

PALANGKA RAYA/TABENGAN.CO.ID – Alunan musik klasik tidak hanya menghadirkan suasana berbeda dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi Kota Palangka Raya. Melalui konser amal yang digelar bersama JakArt, Susila Dharma Indonesia, Senin (20/7/2026), berhasil menggalang dana untuk membantu masyarakat melalui program bedah rumah.

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengatakan, konser amal tersebut menjadi sesuatu yang berbeda karena menggabungkan pertunjukan musik klasik, lelang barang, pemberdayaan produk lokal, serta kegiatan sosial.

“Semacam konser amal. Selain membantu, barang-barang yang dilelang juga merupakan produk asli daerah,” kata Fairid saat ditemui awak media sesaat setelah kegiatan.

Ia menjelaskan, hasil donasi dan lelang dalam kegiatan tersebut akan diarahkan untuk membantu program bedah rumah. Pemerintah menargetkan sebanyak 10 rumah dapat dibedah dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp600 juta.

Menurut Fairid, setiap rumah membutuhkan anggaran sekitar Rp60 juta agar dapat menjadi hunian yang layak. Target tersebut diharapkan dapat direalisasikan dalam waktu sekitar satu bulan.

“Target kita 10 rumah. Ada Rp600 juta yang diperlukan. Waktunya satu bulan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, total dana yang berhasil diperoleh dari lelang mencapai Rp53 juta. Selain menjadi sumber donasi, barang-barang yang dilelang juga dinilai turut membantu memperkenalkan dan mendukung produk UMKM lokal.

Fairid menegaskan, dana yang terkumpul dari kegiatan amal tersebut tidak akan masuk ke kas pemerintah daerah maupun APBD. Dana tersebut murni berasal dari kegiatan amal dan akan digunakan untuk kepentingan sosial.

“Uang hasil itu tidak boleh ke pemerintah. Tetapi produknya nanti ditetapkan dari pemerintah,” jelasnya.

Untuk menentukan penerima manfaat, Pemko Palangka Raya akan berkolaborasi dengan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan), terutama dalam pemanfaatan data awal terkait masyarakat yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah.

Fairid menyebutkan, program bedah rumah melalui konser amal tersebut berbeda dengan program bantuan perumahan pemerintah yang berasal dari pusat. Ia mengatakan, Pemko Palangka Raya juga memiliki program rutin bedah rumah setiap tahun, sedangkan kegiatan yang digalang melalui konser amal ini merupakan bantuan sosial yang bersumber dari amal dan donasi masyarakat.

“Ini memang amal. Tetapi mungkin disandingkan nanti. Data-data awal yang mengetahui adalah Dinas Perkimtan, jadi kolaborasi,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan apabila memberikan dampak positif bagi masyarakat. Menurutnya, hal terpenting dari sebuah kegiatan dalam rangkaian hari jadi bukan hanya kemeriahannya, tetapi juga manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

“Kalau memang baik dan dampaknya baik untuk masyarakat, kenapa tidak?” ujar Fairid.

Selain membantu masyarakat melalui program bedah rumah, Fairid menilai konser amal tersebut juga memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM karena produk lokal turut dilibatkan dalam kegiatan lelang.

“Dampaknya tadi ke UMKM. Ada produk lokal, kemudian hasil-hasilnya juga dikembalikan lagi ke masyarakat,” pungkasnya. nws/fwa-red

 

-
-
-